Badan Perfilman Indonesia Dianugerahi Citra Penjaga Layar 2025 atas Konsistensi Menjaga Ekosistem Perfilman Nasional

BPI menerima Anugerah “Citra Penjaga Layar 2025” sebagai apresiasi atas konsistensinya dalam menjaga keberlanjutan industri perfilman nasional dan mengadvokasi pentingnya penghormatan terhadap karya film Indonesia.

oleh Anugerah Ayu SendariDiterbitkan 15 Januari 2026, 11:35 WIB
Plt. Ketua Umum BPI, Celerina Judisari

Liputan6.com, Jakarta - Badan Perfilman Indonesia (BPI) menerima Anugerah “Citra Penjaga Layar 2025” sebagai apresiasi atas konsistensinya dalam menjaga keberlanjutan industri perfilman nasional dan mengadvokasi pentingnya penghormatan terhadap karya film Indonesia.

Di tengah ancaman pembajakan digital yang diproyeksikan menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp25–30 triliun per tahun, BPI dinilai berperan aktif mendorong kesadaran publik bahwa konsumsi konten legal merupakan bentuk dukungan langsung terhadap keberlangsungan hidup ribuan pekerja kreatif di industri film dan serial.

Penghargaan ini menegaskan posisi BPI sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem perfilman yang sehat, berkelanjutan, dan berorientasi pada penghargaan terhadap karya. Plt. Ketua Umum BPI, Celerina Judisari, menyampaikan apresiasinya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas Anugerah Citra Penjaga Layar 2025. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa menghentikan pembajakan dan mendukung konten legal adalah napas bagi keberlangsungan industri film serta kesejahteraan para pekerja kreatif Indonesia,” kata Celerina.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya