Chelsea vs Arsenal: The Gunners Bakal Tebus Kesalahan di Carabao Cup? Ini Kata Arteta

Duel panas Chelsea vs Arsenal akan terjadi di semifinal Carabao Cup. Mampukah Arsenal menebus kesalahan.

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 14 Januari 2026, 22:21 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, bereaksi dalam laga Premier League antara Arsenal dan Nottingham Forest di London, Sabtu, 13 September 2025. (AP Photo/Kin Cheung)   

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea vs Arsenal akan menjadi suguhan utama di semifinal Carabao Cup 2025/2026. Mikel Arteta tak menutup ambisinya membawa Arsenal berjaya di Carabao Cup musim ini. Menjelang leg pertama semifinal melawan Chelsea pada Rabu (14/1/2026), pelatih asal Spanyol itu menegaskan turnamen ini punya makna khusus baginya. Arsenal sempat tersingkir menyakitkan di fase yang sama musim lalu saat disingkirkan Newcastle, dan Arteta ingin cerita itu berakhir berbeda.

Dengan performa tim yang sedang menanjak, Arteta merasa inilah momen yang tepat untuk melangkah lebih jauh. Ia menyadari tekanan besar selalu datang di fase krusial, tetapi justru itu yang ingin ia taklukkan.

Carabao Cup dipandang sebagai peluang nyata untuk menambah trofi sekaligus memperkuat mental juara skuad muda The Gunners, yang kini semakin matang menghadapi laga-laga besar.


Melawan Chelsea Jadi Ujian Serius?

Arsenal akan bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea di leg pertama semifinal Piala Carabao. Laga ini datang di tengah musim impresif The Gunners yang memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan enam poin.

Selain itu, Arsenal juga masih bertahan di Piala FA dan tampil meyakinkan di Liga Champions. Meski begitu, Arteta sadar semifinal bukan soal statistik, melainkan efektivitas. Chelsea yang kini ditangani Liam Rosenior tetap dianggap lawan berbahaya, apalagi bermain di kandang.

Arteta hanya punya satu trofi sejak melatih Arsenal, yakni Piala FA 2020, dan duel ini menjadi kesempatan emas untuk membuka jalan menuju final serta menambah koleksi gelar yang sudah lama dinanti para pendukung.


Pil Pahit Jadi Bahan Bakar Arsenal

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bersama anak asuhnya setelah duel kontra Everton pada pekan ke-17 Premier League di Hill Dickinson Stadium, Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, The Gunners menang 1-0 atas Everton. (AP Photo/Ian Hodgson)
Manajer Arsenal asal Spanyol Mikel Arteta (kanan) memberi isyarat kepada gelandang Arsenal asal Inggris Myles Lewis-Skelly (kiri) saat ia meninggalkan pertandingan, yang digantikan selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Arsenal dan Manchester City di Stadion Emirates di London pada 2 Februari 2025.Glyn KIRK / AFP

Arteta menekankan pentingnya belajar dari kegagalan musim lalu saat Arsenal tersingkir di semifinal.

“Itulah misinya. Mudah-mudahan kita bisa belajar dari tahun lalu karena itu menyakitkan,” ujar Arteta, dilansir Goal.com.

Ia menyoroti banyaknya peluang terbuang kala itu dan berharap timnya kini lebih efisien. Menurutnya, atmosfer semifinal memberi energi berbeda bagi pemain.

“Itu memberi Anda perasaan bahwa tujuan sudah sangat dekat,” tambahnya.

Arteta juga menegaskan fokus penuh pada satu laga ke laga.

“Kita tahu bahwa kita hanya dua pertandingan lagi untuk bermain di final,” tegasnya.

Baginya, kunci utama adalah mengalahkan Chelsea lebih dulu, sementara hal lain berada di luar kendali tim.

 


Havertz Bakal Tampil di Tengah Padatnya Jadwal?

Mikel Arteta memberikan pujian kepada Kai Havertz setelah berhasil menjadi pahlawan kemenangan Arsenal pada laga pekan ke-13 Liga Inggris 2023/2024 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, London, Inggris, Minggu (26/11/2023) dini hari WIB. Havertz yang masuk menggantikan Gabriel Martinelli pada menit ke-17 tersebut sukses mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari Bukayo Saka. Dengan tambahan tiga poin, Arsenal kini berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2023/2024 dengan perolehan 30 poin. Mikel Arteta pun memuji penampilannya setelah laga. Arteta mengatakan bahwa Kai Havertz merupakan pesepak bola yang luar biasa. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Arteta turut memberi kabar soal Kai Havertz yang berpeluang tampil menghadapi mantan klubnya. Ia memuji kondisi sang pemain yang mulai kembali bugar.

“Dia terlihat sangat percaya diri dan sangat cerdas,” ucap Arteta, dilansir Goal.com.

Meski begitu, menit bermain Havertz akan tetap dijaga. Di sisi lain, Arsenal juga dihadapkan pada jadwal super padat. Setelah laga ini, mereka masih harus melawan Nottingham Forest, Manchester United, dan Leeds di Liga Inggris, serta menjalani pertandingan Liga Champions.

Leg kedua semifinal Carabao Cup juga sudah menanti. Arteta menyadari rotasi akan krusial, tetapi targetnya jelas: menjaga konsistensi dan memastikan Arsenal tetap bersaing di semua kompetisi hingga akhir musim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya