Manchester United Keluarkan Pernyataan Resmi soal Aktivitas Media Sosial Bruno Fernandes

Beberapa cuitan yang diposting termasuk tangkapan layar papan skor saat Liverpool mengalahkan Manchester United 7-0 di Anfield

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 13 Januari 2026, 09:00 WIB
Pemain Manchester United, Bruno Fernandes (kanan), berupaya lepas dari penjagaan pemain Brighton & Hove Albion pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) malam WIB. (PETER POWELL / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United terpaksa mengeluarkan pernyataan menyusul serangkaian unggahan yang dibuat dari akun Twitter Bruno Fernandes telah diretas. Ini terjadi usai laga MU melawan Brighton pada hari Minggu.

Aktivitas dari akun Fernandes, yang memiliki 4,5 juta pengikut, memaksa United untuk mengeluarkan pernyataan resmi yang mendesak para penggemar untuk tidak berinteraksi dengannya.

"Akun X Bruno Fernandes telah diretas," bunyi pernyataan tersebut. "Para pendukung tidak boleh berinteraksi dengan postingan atau pesan langsung apa pun."

Beberapa cuitan yang diposting peretas termasuk tangkapan layar papan skor saat Liverpool mengalahkan United 7-0 di Anfield pada tahun 2024, dan pesan yang menyatakan bahwa ia akan bergabung dengan tim kriket Inggris setelah kekalahan mereka di Ashes dan tim National League North, Macclesfield.

Kemudian ada juga soal tanggapan atas unggahan permintaan maaf Shea Lacey setelah pemain berusia 18 tahun itu dikeluarkan dari lapangan saat melawan Brighton, peretas menulis: "Jangan lakukan itu lagi, g."

Unggahan lain berbunyi: "Mari kita singkirkan INEOS." Seperti yang diperkirakan, serangkaian penipuan mata uang kripto kemudian diposting ke akun tersebut.


Manchester United Mainkan Musim Terpendek

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak gol ke gawang Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Kapten United, Fernandes, baru-baru ini kembali beraksi setelah cedera hamstring, dan bermain penuh 90 menit dalam kekalahan 1-2 mereka di putaran ketiga Piala FA melawan Brighton pada hari Minggu.

Kekalahan tersebut berarti United akan memainkan musim terpendek mereka dalam hal pertandingan pada musim 2025/26, mengingat mereka tidak bermain di kompetisi Eropa dan tersingkir dari Piala Carabao di putaran pertama oleh tim League Two, Grimsby Town.

Saat ini MU tengah mencari manajer sementara United hingga akhir musim setelah pemecatan Ruben Amorim. Kabarnya, Michael Carrick dan Ole Gunnar Solskjaer telah mengadakan pembicaraan mengenai jabatan itu.


Postingannya Sudah Dihapus

Pemain MU, Bruno Fernandes, frustrasi setelah timnya disingkirkan Brighton & Hove Albion pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) malam WIB. (PETER POWELL / AFP)

Namun sebelum berkenalan dengan manajer baru, Fernandes dan lingkaran dalamnya kemungkinan besar harus menghabiskan hari Senin untuk memulihkan sepenuhnya akun Twitter-nya setelah diretas pada Minggu malam.

Fernandes sendiri belum mengeluarkan pernyataan sendiri tentang insiden tersebut, meskipun semua postingan dari peretas tampaknya telah dihapus.

Postingan terakhirnya sekarang tercatat pada 30 Oktober, ketika ia menandai penampilan ke-300 untuk Manchester United.


Sasaran Penipu Mata Uang Kripto

Pemain Manchester United Bruno Fernandes merayakan golnya dalam laga Premier League melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Inggris, Selasa, 9 Desember 2025. (Foto AP/Dave Shopland)

Ia adalah satu-satunya tokoh olahraga besar, atau klub, yang menjadi sasaran penipu mata uang kripto dalam beberapa minggu terakhir, dengan sejumlah akun lain yang diretas untuk mempromosikan koin 'palsu'.

Akun resmi Sky Sports News diretas bulan lalu sebelum tautan ke situs web koin kripto palsu dibagikan. Akun tersebut dengan cepat dipulihkan dan postingan tersebut dihapus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya