Prabowo: Kekurangan Bangsa Kita Pelit Beri Penghargaan

Prabowo meminta anak buahnya untuk segera memberikan penghargaan bagi siapa pun yang berprestasi.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 12 Januari 2026, 16:52 WIB
Prabowo Beri Sambutan di Depan Para Atlet RI yang Bertarung di SEA Games-33 (Foto: Lizsa Egeham/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Beberapa siswa menarik perhatiannya, termasuk peserta baris-berbaris dan empat anak yang berpidato dalam bahasa Inggris, Arab, Cina, dan Jepang.

Prabowo menilai mereka layak mendapat apresiasi atas kemampuan dan keberaniannya. Mereka direncanakan menerima beasiswa, baik dalam maupun luar negeri.

“Saya ini orang Jawa tapi dari Banyumas. Setengah Banyumas, setengah Sulawesi. Jadi kalau orang Banyumas itu agak beda dengan orang Solo. Mana, ada orang Solo di sini? Kalau orang Solo itu bicaranya halus, iya kan? Kalau Banyumas itu, bisa-bisa, orang Banyumas itu ya mungkin mirip-mirip Madura lah kira-kira,” tutur Prabowo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

“Jadi apa adanya. Kalau tidak benar, saya bilang tidak benar. Tapi kalau baik, saya bilang baik. Kalau hebat, saya bilang hebat. Kalau kagum, walaupun anak kecil, saya kagum tadi. Luar biasa tadi baris-barisnya. Mungkin, mungkin kira-kira apa? Kita kasih beasiswa juga anaknya. Kita lihat umurnya berapa. Kita jangan ragu-ragu. Prestasi, hormati,” sambungnya.

Dalam momen peresmian 166 Sekolah Rakyat untuk 34 provinsi se-Indonesia itu, Prabowo meminta anak buahnya untuk segera memberikan penghargaan bagi siapa pun yang berprestasi.

“Salah satu kekurangan bangsa kita adalah pelit-pelit memberi penghargaan. Tapi saya senang sekarang. Panglima TNI dan Kapolri tidak pelit. Berprestasi, naikin pangkat. Apa ruginya? Kalau yang sipil-sipil, berprestasi, kalau masih sekolah, kasih beasiswa. Sekolahkan ke mana. Yang nakal-nakal, bina lagi. Tidak apa-apa,” jelas dia.

“Saya dulu waktu muda, tergolong muridnya agak nakal juga. Saya kira itu dari saya. Terima kasih sekali lagi,” kata Prabowo.

Prabowo Minta Perwira TNI-Polri Bina Siswa Sekolah Rakyat

Prabowo meminta TNI dan Polri mengirim perwira secara bergiliran untuk membantu pembinaan di Sekolah Rakyat. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program tersebut.

"Kalau perlu saya minta TNI dan Polri mengirim beberapa perwira untuk bantu dikunjungi bergiliran dan dibina," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, termasuk para siswa dan guru. Dia menekankan pentingnya pembinaan yang baik serta peran guru dalam memberikan teladan kepada para murid.

Prabowo meminta agar para guru memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga kerapian, ketertiban, dan penampilan saat berada di depan siswa. Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Prabowo juga meminta agar perwira TNI dan Polri dilibatkan membantu pembinaan secara berkala, termasuk dalam hal kedisiplinan serta tata cara berpakaian yang rapi dan tertib bagi para siswa.

"Diberi cara berpakaian yang baik, cara pakai dasi yang baik, cara pakai baret yang baik," kata Prabowo.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya