Pasar EV AS Makin Panas, Tesla Model Y Masih Tak Tergoyahkan

Tesla kembali menjadi produsen mobil listrik yang paling laris di Amerika Serikat dengan Model Y dan Model 3 memimpin penjualan

oleh Zaidan Fakhir HeryaniDiterbitkan 17 Januari 2026, 06:04 WIB
Tampak Tesla model Y Robotasi (Tesla)

Liputan6.com, Jakarta - Pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Amerika Serikat terus menunjukkan dinamika menarik sepanjang 2025. Di tengah persaingan yang kian ketat dengan kehadiran banyak model non-Tesla, pabrikan asal Amerika Serikat tersebut masih mampu mempertahankan dominasinya sebagai merek EV terlaris di Negeri Paman Sam.

Dua model andalan Tesla, yakni Model Y dan Model 3, masih menjadi pilihan utama konsumen yang beralih dari kendaraan bermesin pembakaran internal ke mobil listrik. Keduanya konsisten mencatatkan angka penjualan tinggi dan sulit disaingi oleh rival-rivalnya.

BACA JUGA: Hyundai Sulap Motorstudio Jakarta Jadi Zona Euforia Sepak Bola Dunia

Berdasarkan data penjualan terbaru yang dirilis secara resmi, Tesla Model Y kembali menempati posisi teratas sebagai mobil listrik terlaris di Amerika Serikat. Angka penjualannya terpaut cukup jauh dibandingkan para pesaing. Sementara itu, Tesla Model 3 menyusul di posisi berikutnya dengan performa penjualan yang juga signifikan.

Seperti dilansir insideevs, dominasi Tesla menunjukkan bahwa meskipun kompetisi semakin sengit, terutama dari merek-merek yang menawarkan SUV dan crossover listrik, konsumen AS masih menaruh kepercayaan besar pada Tesla.

Faktor pengalaman berkendara, jaringan Supercharger yang luas, serta efisiensi baterai menjadi keunggulan utama yang sulit ditandingi.

Meski Tesla masih memimpin, tren penjualan EV non-Tesla di AS menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Sejumlah model mulai mencuri perhatian dan mencatatkan peningkatan penjualan yang mengesankan.

Salah satu yang menonjol adalah Chevrolet Equinox EV. SUV listrik kompak besutan General Motors ini menawarkan harga yang lebih terjangkau dengan jarak tempuh kompetitif, sehingga menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan EV fungsional untuk penggunaan harian.

Selain itu, Ford Mustang Mach-E tetap diminati sebagai SUV listrik dengan karakter sporty, sementara Hyundai Ioniq 5 terus menarik pembeli berkat desain modern serta kemampuan pengisian daya cepat yang menjadi nilai jual utamanya.

Pertumbuhan model-model ini mencerminkan perubahan lanskap pasar EV di Amerika Serikat. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan, mulai dari sedan listrik populer Tesla hingga SUV listrik yang lebih terjangkau dan praktis.

Menariknya, permintaan kendaraan listrik di AS tetap solid meskipun insentif pajak federal untuk EV telah berakhir. Tren penurunan biaya baterai, peningkatan teknologi, serta semakin luasnya infrastruktur pengisian daya menjadi faktor pendorong utama yang menjaga minat konsumen tetap tinggi.

Tesla Model Y dan Model 3 Tetap Memimpin

Tesla Model 3, mobil listrik ketiga Tesla siap dikirim ke konsumen. (Carscoops)

Di tengah kondisi tersebut, Tesla Model Y masih dianggap sebagai EV paling komplet untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

Kombinasi desain SUV yang praktis, performa baterai yang andal, serta dukungan jaringan Supercharger membuatnya tetap unggul di mata konsumen.

Sementara itu, Tesla Model 3 terus mempertahankan daya tarik sebagai sedan listrik dengan harga relatif lebih kompetitif.

Model ini kerap disebut sebagai pintu masuk bagi pembeli EV pertama di Amerika Serikat, sekaligus tetap diminati oleh konsumen yang mengutamakan efisiensi dan pengalaman berkendara tanpa kompromi.

 

Non-Tesla Mulai Tunjukkan Kekuatan

Chevrolet Equinox EV contoh menonjol berkat harga bersaing dan spesifikasi EV yang memadai kebutuhan keluarga atau mobil harian. (insideevs.com)

Walaupun Tesla masih mendominasi, kehadiran dan pertumbuhan model-model non-Tesla menandakan bahwa pasar EV AS semakin sehat dan beragam.

Chevrolet Equinox EV, Ford Mustang Mach-E, hingga Hyundai Ioniq 5 membuktikan bahwa konsumen kini memiliki banyak opsi sesuai kebutuhan dan anggaran, dari entry-level hingga segmen yang lebih premium.

Data penjualan EV sepanjang 2025 menegaskan bahwa persaingan di pasar kendaraan listrik Amerika Serikat akan terus meningkat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya