Liputan6.com, Jakarta - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Indonesia dan Hari Gerakan Satu Juta Pohon setiap tahunnya pada 10 Januari bukan sekadar seremonial tahunan semata.
Upaya menghadirkan kembali tutupan hijau menunjukkan perkembangan yang positif.
Advertisement
Hal ini terlihat pada upaya penanaman pohon serentak yang dilakukan di berbagai daerah, sebagai bukti kepedulian untuk menghadirkan kembali Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Pada tahun lalu, gerakan penanaman sejuta pohon dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut berhasil dilakukan dengan melibatkan berbagai lapisan, mulai dari warga, pemerintah, komunitas, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten dan Kereta Api Indonesia (KAI) Group juga turut menjadi bagian dari aksi pemulihan melalui gerakan berkelanjutan ini.
Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota Tangerang Indri Suryani menyebutkan, menanam pohon merupakan investasi untuk masa depan yang lebih baik.
"Menanam pohon bukan hanya tentang menjaga keseimbangan alam. Tetapi, juga investasi jangka panjang untuk masa depan yang lebih hijau, sehat dan lestari," tutur Indri, dilansir Liputan6.com dari laman resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang www.tangerangkota.go.id, Sabtu (10/1/2026).
Sementara itu, KAI Group juga melakukan penanaman pohon serentak di berbagai area kerja, meliputi Daerah Operasi, Divisi Regional, Balai Yasa, dan Anak Perusahaan.
Berikut beberapa data terkait penanaman pohon pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Indonesia tahun 2025, sebagai aksi konkret mitigasi lingkungan tahun 2026 yang dikutip Liputan6.com dari berbagai sumber:
Masyarakat Tangerang Berkomitmen Wujudkan Lingkungan Hijau
Pemkot Tangerang melalui Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) mengajak masyarakat Tangerang untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan menanam pohon pada Hari Gerakan Satu Juta Pohon 2025.
Kegiatan ini menjadi sebuah inisiatif yang telah menjadi simbol komitmen bangsa untuk melestarikan alam dan menghadapi tantangan perubahan iklim.
Pemkot juga mengajak untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah menuju lingkungan hijau, dengan gerakan ‘Muda Menanam untuk Masa Depan’.
"Namun yang paling penting gerakan seperti ini tidak hanya sebatas seremonial setiap tahun saja, tapi menjadi tanggung jawab kita terhadap bumi. Tema Muda Menanam untuk Masa Depan adalah seruan bagi para pemuda untuk berkontribusi aktif dalam pelestarian lingkungan," ujar Indri.
Indri berharap, gerakan ini dapat menumbuhkan komitmen masyarakat untuk menjaga lingkungan Kota Tangerang yang sehat dan berkelanjutan.
"Gerakan ini, diharapkan dapat menjadi momentum menumbuhkan komitmen masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan hijau nan asri demi masa depan Kota Tangerang bersama. Karena bumi atau Kota Tangerang yang hijau adalah tempat kehidupan yang sehat dan berkelanjutan," harapnya.
KAI Group Upayakan Sejuta Pohon hingga 2041
Peringatan Gerakan Satu Juta Pohon juga dilakukan oleh KAI Group pada awal 2025 di halaman Stasiun Lubuk Linggau, dipimpin langsung oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran.
Sejak 2021 hingga 2024, KAI Group telah menanam sebanyak 101.019 pohon. Langkah ini menunjukkan kepedulian KAI untuk mengurangi dampak lingkungan.
Penanaman pohon masif yang digagas KAI berfungsi untuk memperkuat jalur kereta api, melindunginya dari bahaya longsor dan banjir yang dapat mengganggu perjalanan kereta.
Selain itu, berbagai upaya lingkungan lain juga telah diterapkan. Di antaranya dengan menyediakan water station di stasiun, menggunakan teknologi face recognition, serta mengganti alat makan dengan yang berbahan kayu di layanan makan kereta.
KAI juga meluncurkan fitur Carbon Footprint di aplikasi Access by KAI pada 23 Desember 2024, guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih transportasi ramah lingkungan.
KAI tak hanya berfokus pada keuntungan operasional, tetapi juga peduli pada lingkungan melalui prinsip Environmental, Social, Governance (ESG).
Area stasiun juga ditanami oleh berbagai tumbuhan yang dikemas dalam bentuk taman-taman.
"KAI berencana untuk menanam satu juta pohon hingga tahun 2041, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan pelestarian alam. Menghadirkan kereta api sebagai solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia," tutup Didiek.