Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan saham Jumat, (9/1/2026). IHSG sempat menembus level 9.000 pada perdagangan intraday kemarin dan kembali mencoba lagi pada hari ini.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik ke posisi 8.969,15 dari penutupan sebelumnya 8.925,47.
Advertisement
Pada pukul 09.45 WIB, IHSG masih menguat 0,33% atau 33,89 poin ke posisi 8.954,97. Indeks saham LQ45 bertambah 0,65% ke posisi 873,08. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.981,02 dan level terendah 8.935,63. Sebanyak 313 saham menguat sehingga angkat IHSG. 262 saham melemah dan 142 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 1.106.332 kali dengan volume perdagangan saham 16,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.805.
Sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham consumer cyclical naik tertinggi yaitu 2,30 0,84%. Sektor saham energi menyusul dengan naik 1,37%, sektor saham kesehatan menanjak 1,01%.
Sementara itu, sektor saham infrastrutkur melemah 1%, dan pimpin koreksi. Sektor saham industri turun ,076%.
IHSG Berpeluang Menguat
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Jumat, (9/1/2026). IHSG hari ini naik jika level support bertahan di 8.900. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,22% tetapi masih disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing Rp 544 miliar pada perdagangan saham Kamis, 8 Januari 2026. Saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing antara lain saham BBRI, RAJA, PTRO, ASII dan BUMI.
“IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.900-8.920 dan level resistance 8.950-9.000.
Dalam riset PT Samuel Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen bervariasi dari pasar global dan regional. Selain itu, pada Jumat pagi ini, indeks Kospi melemah 0,50% dan indeks Nikkei dibuka menguat 0,97%.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Trading Idea hari ini: BIPI, MEDC, BUMI, BUVA, DEWA, dan MBMA
- BIPI Spec Buy dengan area beli di 175-180, cutloss di bawah 175. Target dekat di 190-212.
- MEDC Spec Buy dengan area beli di 1400-1405, cutloss di bawah 1385. Target dekat di 1430-1440.
- BUMI Spec Buy dengan area beli di 454-456, cutloss di bawah 450. Target dekat di 464-476.
- BUVA Spec Buy dengan area beli di 1465-1490, cutloss di bawah 1450. Target dekat di 1520-1580.
- DEWA Spec Buy dengan area beli di 800, cutloss di bawah 790. Target dekat di 840-860.
- MBMA Spec Buy dengan area beli di 630, cutloss di bawah 620. Target dekat di 645-670.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.