Bantuan Kemanusiaan Disalurkan, Bentuk Kepedulian untuk Warga Terdampak Bencana Sumatera dan Aceh

Bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) dengan total dana bantuan mencapai Rp 180 Juta lebih.

oleh Tim NewsDiterbitkan 08 Januari 2026, 15:50 WIB
Beberapa akses vital di tiga provinsi utama: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat putus. Tampak foto udara menunjukkan permukiman yang terendam banjir di Medan, Sumatera Utara, Jumat 28 November 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Liputan6.com, Jakarta - Komitmen dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan melalui program Finnet Peduli Kemanusiaan dilakukan oleh PT Finnet Indonesia (Finpay) sebagai bagian dari TelkomGroup.

Sepanjang akhir Desember 2025, Finnet menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut) dengan total dana bantuan mencapai Rp 180 Juta lebih.

Dana bantuan tersebut bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta partisipasi para karyawan Finnet Indonesia (Finpay).

Pada 23 Desember 2025, Finnet menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak di Kelurahan Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat.

Dalam kegiatan tersebut, tim Finnet bersama istri Gubernur Sumatera Barat Harneli Bahar Mahyeldi serta Camat Nanggalo Mimien Halida meninjau langsung lokasi terdampak sekaligus membagikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral di tengah proses pemulihan pascabencana.

Sebagai perwakilan warga Kelurahan Banda Gadang, Mimien Halida menyampaikan apresiasi atas kepedulian Finnet Indonesia (Finpay).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Finnet Indonesia (Finpay) atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada warga kami yang terdampak bencana. Bantuan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat bagi masyarakat," ujar Mimien melalui keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

 

Bantuan Lainnya

Data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan yang dirilis hingga Senin1 Desember 2025, mencatat 50 orang meninggal dunia, 46 lainnya masih dinyatakan hilang, serta 49 warga mengalami luka berat. Tampak dalam foto, pemandangan desa yang terdampak banjir bandang di Batang Toru, Sumatera Utara, Senin 1 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Rangkaian kegiatan Finnet Peduli Kemanusiaan berlanjut pada 29 Desember 2025 di Provinsi Aceh, tepatnya di Desa Beuringen dan Desa Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Penyaluran bantuan dikoordinasikan bersama Sekretaris Desa Beuringen Samsul serta didampingi Ketua Posko sekaligus Direktur Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Muhammad.

Koordinasi dengan pihak desa dan posko setempat dilakukan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Samsul menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian Finnet Indonesia (Finpay).

Selanjutnya, pada 30 Desember 2025, Finnet menyalurkan bantuan kemanusiaan di Kota Medan, Sumatera Utara. Bantuan diserahkan kepada Posko Relawan Kwarda Pramuka Sumatera Utara yang diwakili oleh Sekretaris Kwarda Pramuka Sumatra Utara Boby Indra Prayoga di Jalan A.H. Nasution, Medan.

Bantuan tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, serta Kota Sibolga.

"Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik kebutuhan pokok, perlengkapan sekolah, maupun kebutuhan mendesak lainnya," ucap Boby Indra Prayoga.

 

Penyaluran Bantuan

Untuk diketahui, bantuan disalurkan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di daerah terdampak.

Program ini menjadi wujud nyata peran perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana alam melalui penyaluran bantuan kebutuhan pokok yang dilakukan secara berkelanjutan, terkoordinasi, serta mengedepankan prinsip aman, transparan, dan tepat sasaran," ujar

Dalam proses penyalurannya, Finnet berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perangkat desa, hingga relawan setempat. Kolaborasi ini dilakukan guna memastikan distribusi bantuan berjalan aman, transparan, dan tepat sasaran. Tim penyaluran dana CSR dan donasi Finnet Berbagi juga terlibat langsung di lapangan sebagai perwakilan perusahaan dan karyawan.

Secara keseluruhan, masyarakat di berbagai wilayah terdampak menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Finnet Indonesia melalui program Finnet Peduli Kemanusiaan.

Bantuan yang disalurkan dinilai memberikan manfaat nyata dalam meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi dukungan moral di tengah proses pemulihan pascabencana.

Melalui program ini, PT Finnet Indonesia (Finpay) menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana serta memperkuat nilai kepedulian, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bagian dari upaya tumbuh dan memberi manfaat bersama masyarakat.

Infografis Duka Bencana Beruntun di Sumut. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya