Prakiraan Cuaca Hari Ini Kamis 8 Januari 2026: Jabodetabek Bakal Cerah Berawan hingga Diguyur Hujan Petir

Langit di wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan cerah berawan hingga diguyur hujan disertai petir pada hari ini, Kamis (8/1/2026). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

oleh Debby Alifah MaulidaDiterbitkan 08 Januari 2026, 06:15 WIB
Sejumlah kendaraan melintas saat hujan di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (18/2/2022). BMKG mengungkapkan potensi curah hujan meningkat dan cuaca ekstrem sepanjang 17-23 Februari 2022. Sejumlah wilayah diminta waspada dampak yang terjadi dari cuaca buruk. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Langit di wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan cerah berawan hingga diguyur hujan disertai petir pada hari ini, Kamis (8/1/2026). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan cuaca di wilayah Jakarta pada Kamis pagi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan, kecuali di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur langitnya akan tertutup awan tebal.

Kemudian, pada siang hari hampir seluruh wilayah Jakarta akan turun hujan dengan intensitas ringan, kecuali di wilayah Jakarta Timur akan turun hujan dengan intensitas sedang.

Pada malam hari, langit di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara diprakirakan akan cerah berawan, sedangkan di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara akan berawan. Lalu, di wilayah Kepulauan Seribu langitnya akan tertutup awan tebal.

Sementara untuk cuaca di wilayah penyangga Jakarta, yaitu Kota Bogor, Jawa Barat diprediksi akan berawan tebal pada pagi hari, hujan dengan intensitas ringan pada siang hari, dan berawan tebal pada malam hari.

Berikutnya, di wilayah Kota Depok, Jawa Barat diprakirakan akan berawan tebal pada pagi hari, hujan dengan intensitas ringan pada siang hari, dan berawan pada malam hari.

Selanjutnya di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat diprediksi akan berawan tebal pada pagi hari, hujan disertai petir pada siang hari, dan berawan pada malam hari. 

Terakhir, di Kota Tangerang, Banten diprakirakan akan berawan tebal pada pagi hari, hujan dengan intensitas sedang pada siang hari, dan hujan dengan intensitas ringan pada malam hari.

Berikut informasi prakiraan cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya dikutip Liputan6.com dari media sosial dan laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Hujan Ringan  Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Jakarta Pusat   Hujan Ringan  Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Jakarta Selatan  Berawan Tebal  Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Jakarta Timur   Berawan Tebal  Hujan Sedang  Berawan
 Jakarta Utara   Hujan Ringan  Hujan Ringan  Berawan
 Kepulauan Seribu   Hujan Ringan  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Bekasi   Berawan Tebal  Hujan Petir  Berawan
 Depok   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan
 Kota Bogor   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Tangerang  Berawan Tebal  Hujan Sedang  Hujan Ringan

BMKG Sebut Puncak Musim Hujan di Lampung Januari-Februari 2026, Warga Diminta Siaga Banjir dan Longsor

Seribuan rumah warga di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung terendam banjir. Foto : (Liputan6.com/Ardi).
Warga menggunakan payung saat hujan mengguyur kawasan Jakarta, Senin (3/2/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi peringatan dini cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Rabu (5/2/2020) mendatang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Radin Inten, Lampung mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat terkait puncak musim penghujan yang diprediksi berlangsung sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Intensitas hujan diperkirakan meningkat signifikan dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Raden Intan Lampung, Rudi Harianto mengungkapkan hasil analisis pemantauan cuaca menunjukkan curah hujan berintensitas menengah hingga tinggi masih akan mendominasi sebagian besar wilayah Provinsi Lampung.

"Saat ini Lampung masih berada dalam musim hujan. Kami memprakirakan puncak musim penghujan terjadi pada Januari hingga Februari 2026, dengan jumlah curah hujan lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya," kata Rudi saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).

Dia mengatakan, BMKG mencatat, beberapa daerah memiliki potensi terdampak paling signifikan akibat tingginya curah hujan, di antaranya Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.

 

Prakiraan BMKG

Kenderaan melintas saat hujan di Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/11/2021). BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir, dan angin kencang untuk berbagai wilayah di Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Meski demikian, Rudi menegaskan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung tetap harus meningkatkan kewaspadaan.

"Wilayah lain di Lampung juga berpotensi mengalami genangan, banjir, hingga longsor. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan di semua daerah," kata dia.

Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan di Provinsi Lampung selama Januari 2026 diperkirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi, dengan kisaran 101 hingga 500 milimeter per bulan.

"Kondisi tersebut dinilai cukup berisiko, terutama bagi wilayah dengan topografi perbukitan dan sistem drainase yang kurang optimal," ucap Rudi.

Rudi mengimbau masyarakat agar selalu siaga menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG maupun kanal resmi BMKG, agar dapat mengantisipasi potensi bahaya sejak dini," terang dia.

Sebagai langkah mitigasi lanjutan, BMKG juga meminta masyarakat menyiapkan rencana evakuasi dan memastikan lokasi aman jika sewaktu-waktu terjadi banjir atau longsor.

Selain itu, menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar dinilai penting untuk meminimalisasi risiko genangan.

"Tetap waspada, hindari area rawan bencana, dan jangan mendekati lokasi yang berpotensi longsor atau banjir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tutup Rudi.

Infografis Tips Hadapi Cuaca Ekstrem. (Liputan6.com/Abdillah/Gotri)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya