IHSG Dibuka Perkasa ke Level Segini Hari Ini 7 Januari 2026

Simak pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan saham hari ini 7 Januari 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 07 Januari 2026, 09:20 WIB
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka menguat 25,47 poin atau 0,29 persen ke posisi 8.959,08.

Dikutip dari Antara, Rabu (7/1/2026), kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,34 poin atau 0,27 persen ke posisi 867,40.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (7/1/2026). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 8.959-8.994. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melanjutkan kenaikan 0,84% ke posisi 8.933 dan masih didominasi volume pembelian, area 8.900 sebagai target terdekat pun sudah tercapai pada perdagangan saham Selasa, 6 Januari 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 8.959-8.994.

Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.867,8.776 dan level resistance 8.960,8.996.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 8.760-9.000.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), dan PT Timah Tbk (TINS).

Sedangkan PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Surya Internusa SemestaT bk (SSIA), dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

 

Rekomendasi Teknikal

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) - Buy on Weakness

Saham FAST menguat 0,81% ke 625 dan disertai dengan peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi FAST saat ini berada di awal wave [1] dari wave {C},” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 580-625

Target Price: 700, 740

Stoploss: below 555

 

2.PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Buy on Weakness

Saham PTBA menguat 1,28% ke 2.370 dan disertia dengan adanya peningkatan volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA60. “Kami perkirakan, posisi PTBA sedang berada di akhir wave [i] dari wave C,” tutur Herditya.

Buy on Weakness: 2.290-2.340

Target Price: 2.410, 2.450

Stoploss: below 2.270

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Pekerja berbincang di dekat layar indeks saham gabungan di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Pada pemukaan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini naik tipis 0,09% atau 4,88 poin ke level 5.611,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) - Buy on Weakness

Saham SRTG menguat 6,84% ke 1.640 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya mampu break moving average (MA)60 harian. “Kami perkirakan, posisi SRTG sedang membentuk wave (i) dari wave [iii],” ujar dia.

Buy on Weakness: 1.575-1.625

Target Price: 1.685, 1.725

Stoploss: below 1.525

 

4.PT Timah Tbk (TINS) - Spec Buy

Saham TINS menguat 0,60% ke 3.340 tetapi disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi TINS sedang berada di awal wave 5 dari wave (3),” ujar dia.

Spec Buy: 3.220-3.320

Target Price: 3.510, 3.760

Stoploss: below 3.110

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya