Darren Fletcher Akui Tak Pernah Membayangkan Tangani Manchester United

Darren Fletcher mengaku tak pernah membayangkan menangani Manchester United sebagai pelatih interim. Fletcher kini fokus memimpin MU menghadapi Burnley.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 07 Januari 2026, 07:34 WIB
Asisten pelatih Manchester United, Darren Fletcher. (AFP/Paul Ellis) 

Liputan6.com, Jakarta - Darren Fletcher mengaku tidak pernah membayangkan berada di posisi sebagai pelatih interim Manchester United. Peran tersebut datang secara mendadak setelah klub memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim.

Keputusan manajemen diambil sehari setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United. Wawancara Amorim usai laga tersebut menjadi pemicu berakhirnya masa tugas sang pelatih Portugal.

Fletcher yang sebelumnya menangani tim U-18 dipercaya memimpin tim utama untuk sementara waktu. Laga tandang melawan Burnley menjadi ujian pertamanya sebagai pelatih interim.

Situasi ini membuat Fletcher harus beradaptasi cepat dengan tekanan baru. Di tengah perubahan besar itu, fokus tim diarahkan sepenuhnya pada pertandingan terdekat.


Momen Tak Terduga di Old Trafford

Ralf Rangnick melakukan selebrasi bersama asisten pelatih Darren Fletcher usai Marcus Rashford mencetak gol kemenangan Manchester United atas West Ham United pada laga Liga Inggris 2021/2022. (AP/Dave Thompson)

Penunjukan Fletcher terjadi hanya beberapa jam setelah Amorim resmi diberhentikan. Ia menyebut 24 jam terakhir di Old Trafford terasa tidak biasa dan penuh kejutan.

Sebagai mantan pemain Manchester United, Fletcher memahami besarnya tanggung jawab tersebut. Namun, ia mengakui tidak pernah membayangkan akan memimpin tim utama.

“Ini adalah sebuah kehormatan luar biasa bisa memimpin tim Manchester United,” ujar Darren Fletcher.

“Saya bahkan tidak pernah membayangkan dalam mimpi terliar saya bisa berada di posisi ini, bahkan ketika dulu hanya memikirkan bermain untuk klub ini,” lanjutnya.

“Namun, memimpin tim ke lapangan adalah sebuah kehormatan yang luar biasa dan sesuatu yang benar-benar saya banggakan."


Tanggung Jawab Besar di Tengah Situasi Sulit

Striker Manchester United asal Brasil bernomor punggung 10, Matheus Cunha (kiri), dan gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 38, Jack Fletcher (kanan), merayakan kemenangan di lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Sabtu (27-12-2025) dini hari WIB. Man Utd memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Darren Staples/AFP)

Penunjukan Fletcher sebagai pelatih interim datang dalam kondisi yang tidak ideal. Ia mengambil alih tim setelah keputusan pemecatan Amorim yang berlangsung cepat dan penuh tekanan.

Fletcher menyadari momen ini bukan situasi yang ia bayangkan sebelumnya. Namun, ia menegaskan harus segera mengesampingkan perasaan pribadi demi menjalankan tugas profesionalnya.

“Ini bukan terjadi dalam situasi yang saya harapkan, jadi tentu saja ada perasaan yang tidak sepenuhnya nyaman,” ucap Fletcher.

“Tetapi saya harus berpikir bahwa saya memiliki pekerjaan yang harus dilakukan, saya harus memimpin tim besok, dan memaknai ini sebagai sebuah kehormatan besar serta kebanggaan,” lanjutnya.


Soal Masa Depan di Kursi Pelatih

Logo Manchester United atau MU di Stadion Old Trafford. (Oli SCARFF / AFP)

Fletcher juga mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan menjadi pelatih tetap Manchester United. Ia menegaskan belum memikirkan hal tersebut sama sekali.

Menurutnya, situasi saat ini menuntut fokus penuh pada tugas jangka pendek. Pembahasan soal peran jangka panjang bukan prioritasnya.

“Sejujurnya, itu bukan sesuatu yang saya pikirkan,” ujarnya. “Fokus saya sepenuhnya tertuju pada Burnley. Saya rasa pembahasan soal itu baru bisa dilakukan setelah pertandingan.

“Banyak sekali hal yang terjadi dan semuanya berlangsung begitu cepat, sehingga seluruh konsentrasi, upaya, dan pikiran saya benar-benar tercurah untuk Burnley.”

Sumber: Flashscore


Posisi MU di Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya