Prabowo: Cadangan Beras RI Tertinggi Lampaui Era Soeharto

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) saat ini telah melampaui 3 juta ton.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 06 Januari 2026, 16:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto menggelar taklimat awal tahun 2026 di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, sebagai momentum evaluasi kinerja pemerintahan sepanjang 2025 sekaligus penajaman arah kebijakan nasional ke depan.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, menyebut bahwa cadangan beras pemerintah saat ini mencapai level tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia. Berdasarkan laporan yang diterimanya, stok beras di gudang-gudang pemerintah telah melampaui 3 juta ton.

"Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur," kata Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun Presiden, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Ia menegaskan bahwa angka ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.

Menurut Prabowo, ketersediaan cadangan beras yang kuat merupakan indikator nyata kemampuan negara dalam melindungi kebutuhan dasar rakyat. Ia menilai stok pangan strategis menjadi faktor krusial agar Indonesia tidak mudah terguncang oleh krisis pangan internasional.

"Pangan dan energi harus kita mandiri, harus kita mandiri. Alhamdulillah target yang saya berikan kepada tim, tim pangan kita, saya berikan target waktu awal pemerintahan yang saya timpin adalah 4 tahun untuk suasembada pangan. Alhamdulillah," ujarnya.

 

Lampaui Puncak Cadangan Beras di Era Soeharto

Presiden Prabowo Subianto saat menggelar retret Kabinet Merah Putih di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).

Prabowo membandingkan capaian cadangan beras saat ini dengan kondisi historis di masa pemerintahan Presiden kedua RI, Soeharto. Ia menyebut pada puncaknya, cadangan beras pemerintah di era tersebut berada di kisaran 2 juta ton.

Dengan stok yang kini melebihi 3 juta ton, Prabowo menilai Indonesia telah melampaui rekor lama yang selama puluhan tahun menjadi tolok ukur keberhasilan ketahanan pangan nasional.

"Pernah di pemerintahan Presiden Soeharto, kita di puncaknya pernah punya cadangan beras di gudang pemerintah 2 juta ton. Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton," ujar Prabowo.

 

Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Kemandirian Bangsa

Menurut Prabowo, keberhasilan menjaga cadangan beras nasional merupakan bagian dari strategi besar transformasi bangsa yang berorientasi pada kemandirian.

Ia menegaskan bahwa tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika tidak mampu menjamin kebutuhan pangan rakyatnya sendiri.

"Bangsa Indonesia harus mandiri, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri, dan disitu elemen utamanya adalah swasembada pangan, tidak ada bangsa yang merdeka, bila mana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya