Liputan6.com, Jakarta - Masjid terbesar di Indonesia, Masjid Istiqlal ternyata tak luput dari sasaran hoaks. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks yang dikaitkan dengan Masjid Istiqlal? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Video Perayaan Natal di Dalam Masjid Istiqlal
Beredar di media sosial video yang mengklaim adanya perayaan Natal di Masjid Istiqlal. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 29 Desember 2025.
Dalam postingannya terdapat video sejumlah orang menyanyi lagu Indonesia Raya menggunakan baju merah putih. Video itu disertai narasi:
"Pertama kali Natal bersama dirayakan di Masjid Istiqlal berbaur jadi satu, Kristen & Muslim Munafik & Fasik. Astaghfirullaah...Inilah yg dikatakan toleransi beragama kebablasan unlimited. #WASPADA adzab Allah"
Akun itu menambahkan narasi,
"HANCOOOR.... !!!! kenapa Mesti di Istiqlal ngerayain nya. ????"
Lalu benarkah postingan video yang mengklaim adanya perayaan Natal di Masjid Istiqlal? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Video Orang Bernyanyi di Dalam Masjid Istiqlal Sebagai Persiapan Menyambut Paus Fransiskus
Beredar di media sosial postingan video sejumlah orang menyanyi di dalam Masjid Istiqlal sebagai persiapan menyambut Paus Fransiskus. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads. Akun itu mempostingnya pada 4 September 2024.
Dalam postingannya terdapat video sejumlah orang menyanyi lagu Indonesia Raya menggunakan baju merah putih. Video itu disertai narasi:
"Persiapan menyambut Paus di Masjid Istiqlal"
Akun itu menambahkan narasi "Astaghfirullahaladziiiim... Tolong segera ingatkan, tegur dan bubarkan...suruh pindah ke tempat yg semestinya, mesjid bukan utk hyporia... Mesjid tempat ibadah"
Lalu benarkah postingan video sejumlah orang menyanyi di dalam Masjid Istiqlal sebagai persiapan menyambut Paus Fransiskus? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.