Liputan6.com, Jakarta - John Herdman telah resmi ditunjuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia dan Timnas U-23, sebuah langkah strategis untuk membangkitkan performa Skuad Garuda. Penunjukan ini diumumkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, menyusul kegagalan Timnas di kualifikasi Piala Dunia pada November sebelumnya. Herdman, yang dikenal dengan rekam jejak impresifnya, diharapkan membawa angin segar bagi sepak bola nasional.
Pelatih berkebangsaan Inggris ini dijadwalkan tiba di Jakarta pada Minggu malam, 11 Januari 2026, bersama keluarga dan satu asisten pelatihnya. Kedatangannya menandai dimulainya era baru bagi Timnas Indonesia, dengan PSSI menaruh harapan besar pada pengalaman dan kepemimpinan Herdman. Ia juga menyatakan kesediaannya untuk tinggal di Indonesia selama masa kontraknya.
Advertisement
Sehari setelah kedatangannya, PSSI akan langsung memperkenalkan John Herdman secara resmi kepada publik melalui konferensi pers yang akan diselenggarakan pada Senin, 12 Januari 2026. Acara ini akan menjadi momen penting bagi Herdman untuk menyampaikan visi dan misinya kepada penggemar sepak bola Indonesia serta media massa.
PSSI Resmi Tunjuk John Herdman Pimpin Skuad Garuda
Pada Sabtu, 3 Januari 2026, PSSI secara resmi mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai arsitek baru Tim Nasional Indonesia. Kontrak berdurasi dua tahun diberikan kepadanya, dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi hingga tahun 2029. Penunjukan ini tidak hanya untuk tim senior, melainkan juga untuk menahkodai Timnas U-23.
PSSI mematok target ambisius bagi Herdman, yaitu membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2030. Sementara itu, untuk Timnas U-23, targetnya adalah mencapai Olimpiade 2028 yang akan diselenggarakan di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Target ini mencerminkan keinginan federasi untuk mengangkat prestasi sepak bola Indonesia ke level global.
Pemilihan pelatih asal Inggris ini didasarkan pada rekam jejaknya yang luar biasa di kancah internasional. Ia merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA. Keberhasilannya mengantar Timnas Putra Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022 setelah 36 tahun absen, serta melesatkan peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia, menjadi bukti kapasitasnya.