TPS Penggilingan Jadi Sorotan, Sudin LH Jaktim Siapkan Penataan Ulang

Penataan ulang TPS sementara di Penggilingan, Cakung, disiapkan Sudin LH Jakarta Timur sebagai respons atas keluhan warga terkait bau sampah dan gangguan akses jalan.

oleh Khamelia MarshaDiterbitkan 06 Januari 2026, 12:22 WIB
Suasana Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Bogor (20/5). Indonesia memproduksi sampah plastik sebanyak 175.000 ton per hari dan menjadi penyumbang sampah terbesar kedua di dunia, setelah China. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur berencana melakukan penataan ulang tempat pembuangan sampah (TPS) sementara yang berada di samping Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Perkampungan Industri Kecil (PIK) 2, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung. 

Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Cakung Encep Suryana mengatakan penutupan TPS tersebut masih sebatas rencana karena belum tersedianya lokasi pengganti.

“Terkait rencana, kami LH sebenarnya ingin menutup TPS PIK di Penggilingan Cakung ini,” ujar Encep, melansir Antara, Senin (5/1/2026). 

Rencana itu dilakukan menyusul banyaknya keluhan warga terkait tumpukan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap serta menghambat akses jalan di wilayah tersebut.

Ia mengatakan langkah tersebut belum dapat dilakukan karena masih menunggu ketersediaan lokasi pengganti yang akan dijadikan TPS baru. 

"Ingin menutup TPS ini, tapi belum ada atau belum dapat titik TPS baru. Jadi kemungkinan masih kami gunakan sementara waktu," ujarnya.

Tingginya Volume Sampah Picu Penumpukan

Penumpukan sampah di lokasi tersebut terjadi akibat keterbatasan armada pengangkut serta tingginya volume sampah harian warga. 

Kondisi itu menyebabkan truk pengangkut tidak mampu mengangkut seluruh timbunan dalam satu kali operasional, sehingga sampah meluber ke badan jalan dan menimbulkan bau tidak sedap.

Sebagai langkah penanganan sementara, Satpel LH Kecamatan Cakung melakukan pengangkutan massal dengan bantuan alat berat pada hari ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan hari libur petugas gerobak agar proses pengangkutan dapat berjalan lebih optimal. 

“Kemungkinan masih kami gunakan TPS ini dengan cara petugas gerobak menaikkan sendiri sampahnya ke truk yang telah kami sediakan,” tegasnya.

Upaya Penanganan Sementara di TPS Penggilingan

Rencana penutupan TPS tersebut menjadi langkah awal dalam penataan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan di wilayah Cakung. 

Penataan ini diharapkan dapat mengurangi gangguan lingkungan serta meningkatkan kualitas kenyamanan bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama jajaran Satpel LH terus melakukan berbagai upaya perbaikan dalam sistem persampahan. Upaya tersebut dilakukan agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif sehingga warga dapat menikmati lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Sebagai bagian dari penanganan sementara, sebanyak enam truk besar berupa mesin pengangkat (shovel loader) dikerahkan untuk mengangkut sampah di Kelurahan Penggilingan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya