Liputan6.com, Jakarta - Ada kalanya pasar kripto terlihat lebih mirip arena bermain dibandingkan bursa saham. Pada Jumat lalu, memecoin kembali mencuri perhatian pelaku pasar. Dalam waktu 24 jam, sektor ini menambah sekitar USD 3 miliar kapitalisasi pasar.
Pertanyaannya, apakah ini awal musim memecoin, atau sekadar lonjakan sesaat?
Advertisement
Dikutip dari coinmarketcap, Minggu (4/1/2026), secara umum, kapitalisasi pasar memecoin melonjak sekitar 8 persen menjadi USD 39,45 miliar, level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Lonjakan seperti ini jarang terjadi tanpa sorotan.
Biasanya, perhatian publik datang lebih dulu, disusul arus dana, lalu—dalam beberapa kasus—berujung pada euforia berlebihan.
Dari sisi kinerja harga, PEPE memimpin reli dengan kenaikan 23,6 persen dalam 24 jam. BONK menyusul dengan lonjakan sekitar 10 persen, sementara Dogecoin (DOGE) menguat hampir 8 persen.
Pergerakan serempak ini kerap menjadi barometer perubahan sentimen pasar, bukan sekadar reli satu token semata.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Budaya Kripto
Faktor budaya kripto juga ikut berperan. Perubahan foto profil pendiri Ethereum Vitalik Buterin ke gambar terkait meme NFT memang terlihat sepele, namun bagi komunitas kripto, sinyal semacam ini sering kali memicu perhatian besar. Dalam ekosistem memecoin, perhatian kerap bertransformasi cepat menjadi arus transaksi.
Namun, bahan bakar utama reli kali ini bukan hanya minat beli, melainkan leverage. Data menunjukkan open interest kontrak derivatif PEPE melonjak sekitar 77 persen dalam sehari, mencapai USD 441 juta. Volume derivatif memecoin juga naik sekitar 35 persen menjadi USD 4,75 miliar. Artinya, pasar bukan hanya membeli, tetapi juga bertaruh lebih agresif.
Di sisi lain, munculnya platform derivatif khusus memecoin dengan leverage tinggi—bahkan hingga 100x—menambah risiko. Dengan leverage setinggi itu, pergerakan harga kecil saja bisa memicu likuidasi berantai, yang sering kali berujung pada koreksi tajam.
Guncangan Setelahnya
Untuk menilai apakah ini benar-benar kebangkitan memecoin, pelaku pasar menyoroti pasar altcoin secara keseluruhan. Kapitalisasi TOTAL3 (kripto di luar Bitcoin dan Ethereum) dilaporkan naik sekitar 22 persen dalam dua hari ke kisaran USD 848 miliar. Kenaikan ini menunjukkan minat terhadap aset berisiko mulai kembali.
Meski begitu, sejarah menunjukkan memecoin cenderung datang dan pergi seiring siklus likuiditas dan sentimen. Saat leverage terlibat besar-besaran, pertanyaannya bukan hanya seberapa tinggi harga bisa naik, tetapi juga seberapa besar guncangan yang bisa terjadi setelahnya.