Maruti Suzuki e-Vitara Sudah Diekspor ke 29 Negara Sebelum Diluncurkan di India

Maruti Suzuki telah mengirimkan lebih dari 13.000 unit SUV listrik e-Vitara ke pasar global sebelum resmi untuk diluncurkan di India, hal ini menandai sebuah langkah ekspansi EV “Made in India” ke dunia.

oleh Zaidan Fakhir HeryaniDiterbitkan 05 Januari 2026, 12:55 WIB
Maruti Suzuki e-Vitara (Gaadiwaadi)

Liputan6.com, Jakarta - Maruti Suzuki telah melakukan langkah yang besar dalam strategi kendaraan listrik globalnya dengan mengekspor ribuan unit e-Vitara sebuah SUV listrik pertamanya ke luar negeri bahkan sebelum peluncuran domestiknya di India. Sudah lebih dari 13 ribu unit e-Vitara telah dikirimkan ke 29 negara di seluruh dunia, terutama ke pasar Eropa, sejak awal ekspor yang dimulai pada Agustus 2025.

Pengiriman ini telah menegaskan ambisi dari Maruti Suzuki dalam memposisikan India sebagai basis produksi global untuk kendaraan listrik, mengirimkan e-Vitara ke pasar maju seperti Inggris, Jerman, Prancis, Norwegia, dan banyak negara Eropa lainnya.

Dilansir gaadiwaadi.com, SUV listrik ini sudah diproduksi di fasilitas Hansalpur, Gujarat yang telah ditetapkan sebagai pusat manufaktur global untuk model EV ini. Total ekspor e-Vitara yang terlah berkontribusi pada pertumbuhan ekspor kendaraan Maruti Suzuki yang mencatatkan rekor dengan pengiriman 395 ribu unit mobil secara keseluruhan sepanjang 2025.

Maruti Suzuki belum membuka pemesanan resmi e-Vitara pada pasar domestik India, namun peluncuran di India sudah diperkirakan akan terjadi sekitar Desember 2025 hingga awal 2026.

Model ini sudah dibuat dengan platform baru Heartect-e serta baterai besar yang diyakini mampu untuk memberikan jangkauan yang lebih dari 500 km dalam sekali pengisian, menjadikannya salah satu SUV listrik India dengan spesifikasi kompetitif di segmennya.

Keberhasilan pada ekspor awal ini juga sudah mencerminkan bagaimana EV buatan India mulai diterima di pasar internasional, terutama di Eropa yang memiliki standar tinggi terhadap kendaraan listrik. Ekspor e-Vitara ke lebih dari 29 negara ini menjadi salah satu bukti bahwa produk “Made in India, Make for the World” telah mendapatkan respons positif dari konsumen global.

Ekspor Global e-Vitara dan Target Pasar

Suzuki e-Vitara Pamer Diri di GIIAS 2025. (Liputan6.com/Septian Pamungkas)

SUV listrik e-Vitara mulai diekspor dari Pelabuhan Pipavav, Gujarat sejak Agustus 2025. Tahap pertama ekspor mencakup tujuan-tujuan utama di Eropa seperti Britania Raya, Jerman, Norwegia, Prancis, Denmark, Belanda, Swedia, dan Austria, dari antara puluhan negara lainnya. Pengiriman ini menandai sebuah momen penting bagi Maruti Suzuki sebagai mobill India yang berkompetisi di pasar EV global.

Perusahaan juga telah menyiapkan ekspansi ke lebih dari 100 negara di masa depan, termasuk negara di Asia, Amerika Latin, dan Jepang yang menjadikannya e-Vitara sebagai produk ekspor utama dalam lini EV Maruti Suzuki.

Peluncuran di India dan Spesifikasi

Suzuki e-Vitara Pamer Diri di GIIAS 2025. (Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Sementara itu, peluncuran e-Vitara di India diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang, dengan penawaran trim seperti Delta, Zeta, dan Alpha. Produk ini dibangun di atas platform BEV khusus dan diposisikan untuk bersaing dengan SUV listrik lain seperti Tata Curvv.ev, Hyundai Creta Electric, MG ZS EV, dan Mahindra BE.

Model ini dilengkapi dengan baterai besar yaitu 49 kWh dan 61 kWh yang mampu memberikan jangkauan efektif lebih dari 500 km berdasarkan standar pengujian tertentu, serta fitur modern seperti ADAS Level 2, infotainment dual-screen, dan teknologi manajemen baterai yang sudah ditingkatkan.

Kesuksesan ekspor awal ini tidak hanya menunjukkan kemampuan manufaktur India tetapi juga menandai posisi kuat e-Vitara di pasar EV internasional. Dengan peluncuran domestik yang segera tiba, Maruti Suzuki berharap dapat memperkuat kehadirannya di segmen EV regional dan global secara bersamaan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya