Liputan6.com, Jakarta - Otoritas ekonomi dan industri China meluncurkan kebijakan lintas kementerian terbaru, dengan tujuan memperluas pemanfaatan bahan daur ulang di berbagai sektor manufaktur. Kebijakan ini merinci pada langkah strategis untuk memperkuat pasokan material daur ulang, meningkatkan standar penggunaan, serta mendorong penerapan yang lebih luas dalam produksi kendaraan dan seluruh rantai pasok terkait.
Disitat dari laman Carnewschina, industri otomotif diidentifikasi sebagai area aplikasi utama mengenai rencana kebijakan tersebut. Rencana tersebut menekankan peningkatan keandalan, kualitas, dan skala pasokan bahan daur ulang guna mendukung adopsi industri yang lebih menyeluruh.
Advertisement
Menurut rencananya, regulator bertujuan untuk meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dalam manufaktur otomotif, bersamaan dengan industri lain, seperti elektronik, baterai, tekstil, dan pengemasan.
Di sektor otomotif, kebijakan ini mengupayakan produsen untuk menerapkan lebih banyak material daur ulang dalam produksi kendaraan.
Hal tersebut mencakup perluasan penggunaan baja, aluminium, plastik, dan material sekunder lain yang didaur ulang pada bodi kendaraan hingga komponen struktural lainnya, termasuk interior.
Ajakan koordinasi yang lebih erat antara produsen mobil, perusahaan pembongkaran, perusahaan daur ulang, dan pengelola material guna membentuk rantai daur ulang dan penggunaan kembali yang terintegrasi juga disuarakan dalam kebijakan ini.
Rencana tersebut menyoroti pentingnya efisiensi daur ulang dari kendaraan yang sudah habis masa pakainya.
Adapun pihak berwenang yang mempromosikan pembongkaran kendaraan sesuai standar juga meningkatkan pemulihan material yang dapat digunakan yang lebih tinggi.
Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk mendukung pasokan input yang stabil bagi produsen mobil sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan baku primer.
Seiring dengan berkembangnya ekspansi kendaraan listrik di China, kebijakan tersebut juga menyerukan peningkatan penggunaan bahan daur ulang dalam pembuatan baterai dan penguatan sistem daur ulang baterai bekas.
Kerangka Kerja Kebijakan
Selain target pemanfaatan bahan, rencana ini juga menjelaskan pembentukan standar, sistem sertifikasi, serta mekanisme pelacakan secara bertahap untuk material yang didaur ulang.
Kerangka kerja ini diharapkan dapat membantu memastikan adanya konsistensi, keamanan, dan kualitas ketika bahan daur ulang dipakai dalam proses pembuatan kendaraan.
Visi jangka panjang dari kebijakan ini mencakup sistem pengolahan limbah nasional yang lebih menyeluruh dan penerimaan yang lebih luas dari industri terhadap bahan daur ulang sebagai input produksi yang standar.
Bagi sektor otomotif, hal ini akan mendukung integrasi yang lebih menyeluruh dari praktik produksi sirkular dalam aspek desain kendaraan, proses manufaktur, dan pengelolaan akhir masa pakainya.
Kebijakan tersebut juga mencerminkan upaya regulasi terstruktur dan lebih sistematis dalam mengintegrasikan material daur ulang ke dalam ekosistem manufaktur otomotif China.