Liputan6.com, Jakarta - Nicolas Ghesquiere54 tra, direktur artistik koleksi wanita di Louis Vuitton, telah dianugerahi gelar Ksatria Legiun Kehormatan, penghargaan sipil tertinggi Prancis. Namanya masuk dalam daftar penerima penghargaan New Year’s Day yang diterbitkan pada Kamis, 1 Januari 2025.
Sementara itu, melansir WWD, Jumat (2/1/2026), eksekutif veteran industri mode Ralph Toledano, mantan presiden Federation de la Haute Couture et de la Mode, dipromosikan jadi Perwira Legiun Kehormatan. Ia telah dianugerahi gelar Ksatria pada 2003.
Advertisement
Tokoh-tokoh barang mewah lainnya yang dipromosikan jadi Ksatria adalah Celine Brucker, manajer umum L'Oreal Prancis; Nathalie Celia-Koch-Chevalier, direktur pelaksana Bucherer Prancis; dan Diana Widmaier Picasso, pendiri bersama dan direktur artistik utama merek perhiasan Mene.
Menurut Euronews, penghargaan sipil Légion d’honneur tahun ini mengakui total 616 individu atas pengabdian mereka yang luar biasa pada negara, meningkat dari 482 penerima pada tahun sebelumnya. Mereka dibagi ke dalam kategori 528 Chevalier, 70 Officiers, 14 Commandeurs, 3 Grand Officers, dan 1 Grand'croix.
Ghesquiere, salah satu perancang busana paling visioner di dunia, mengambil alih kendali sebagai direktur artistik untuk koleksi wanita di Louis Vuitton sejak 2013. Ia ditunjuk untuk menghidupkan kembali dan meningkatkan citra mewah merek tersebut yang menurun dalam beberapa musim terakhir saat itu, rangkum businessoffashion.
Sebagian besar tugas ini telah berhasil ia lakukan, menurut publikasi tersebut. Estetika tajam dan keahlian inovatif desainer berusia 54 tahun tersebut telah menempatkan label tersebut di garis depan industri.
Sebelum Bergabung dengan Louis Vuitton
Sebelum bergabung dengan Louis Vuitton, Ghesquiere menghabiskan total 15 tahun di Balenciaga. Rumah mode yang koleksi pakaian wanitanya pernah mengalami kemunduran ini ia ubah jadi salah satu merek mewah paling visioner di dunia, dengan tiket paling eksklusif dan paling dicari di Paris Fashion Week.
Hal ini berkat visinya yang kompleks, penjahitan yang berstruktur, dan penggunaan kain ultra-modern. Dibesarkan di kota kecil Loudun di Prancis barat, Ghesquiere mengumumkan pada usia 12 tahun bahwa ia ingin jadi seorang desainer.
Ia mengakui bahwa ini sebagian berasal dari keinginan remaja untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari orangtuanya dan menghilangkan kebosanan. Pada usia 14 tahun, ia mendapat kesempatan magang dengan desainer Prancis Agnès B yang dibayar dengan pakaian.
Nicolas Ghesquiere Merintis Karier
Ghesquiere bekerja dari tahun 1990 hingga 1992 sebagai asisten desainer Jean-Paul Gaultier. Ia kemudian bekerja di Pôles, mendesain lini pakaian rajut mereka, diikuti serangkaian tugas dengan berbagai perusahaan, termasuk rumah mode Italia Callaghan.
Sebelum penunjukannya sebagai direktur kreatif Balenciaga, posisi yang kosong setelah pemecatan Josephus Thimister, Ghesquiere mendesain pakaian pemakaman untuk merek tersebut di bawah lisensi untuk pasar Jepang.
Pada 2001, tahun yang sama ketika Ghesquiere dinobatkan sebagai Desainer Pakaian Wanita Terbaik Tahun Ini oleh CFDA, Gucci Group membeli Balenciaga, sebuah langkah yang disambut baik Ghesquière. "Ini adalah hubungan yang menyenangkan," katanya saat itu.
Digandeng Louis Vuitton
Desainer itu menyambung, "Ini berhasil karena mereka ingin saya menjelaskan apa yang ingin saya lakukan dengan Balenciaga, bukan sebaliknya." Namun, hubungannya memburuk dengan pemilik Gucci Group, PPR (sekarang Kering), dan pada November 2012, Ghesquiere dan PPR berpisah dalam perpisahan yang penuh perselisihan.
Pada 4 November 2013, Ghesquiere diumumkan sebagai direktur artistik baru Louis Vuitton—hanya beberapa minggu setelah Marc Jacobs mengumumkan pengunduran dirinya dari rumah mode tersebut. "Bagi saya, Louis Vuitton selalu mewujudkan simbol kemewahan tertinggi, inovasi, dan eksplorasi," kata Ghesquiere.
"Saya merasa sangat terhormat atas misi yang dipercayakan pada saya, dan bangga dapat bergabung dalam sejarah rumah mode besar ini. Kami memiliki nilai-nilai dan visi yang sama," ungkapnya kala itu.