Harga Emas Pegadaian Melonjak di Tahun Baru 2026, Cek Rinciannya di Sini!

Harga emas Pegadaian kompak naik di Tahun Baru 2026! Emas Galeri24 jadi Rp 2.537.000 per gram dan UBS naik ke Rp 2.588.000.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 01 Januari 2026, 11:20 WIB
Awal 2026, harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melesat naik. Simak rincian harga emas Pegadaian terbaru hari ini 1 Januari 2026 mulai ukuran 0,5 gram hingga 1 kg. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual oleh PT Pegadaian (Persero) pada Tahun Baru 2026 kompak kompak naik. Kenaikan harga emas Pegadaian ini untuk dua jenis yaitu kenis galeri24 dan jenis UBS.

Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian Kamis (1/1/2026), harga jual emas Galeri24 naik sebesar Rp 6.000 menjadi Rp 2.537.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.531.000 per gram.

Hal yang sama juga terjadi dengan harga emas UBS yang dijual Pegadaian. Harga emas jenis ini kenaikan ke angka Rp 2.588.000 per gram dari semula Rp 2.585.000 per gram atau naik Rp 3.000.

‎Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

Galeri24

  • 0,5 gram Rp 1.331.000
  • 1 gram Rp 2.537.000
  • 2 gram Rp 4.999.000
  • 5 gram Rp 12.406.000
  • 10 gram Rp 24.745.000
  • 25 gram Rp 61.710.000
  • 50 gram Rp 123.321.000
  • 100 gram Rp 246.520.000
  • 250 gram Rp 614.786.000
  • 500 gram Rp 1.229.572.000
  • 1.000 gram Rp 2.459.143.000

UBS

  • 0,5 gram Rp 1.399.000
  • 1 gram Rp 2.588.000
  • 2 gram Rp 5.135.000
  • 5 gram Rp 12.688.000
  • 10 gram Rp 25.242.000
  • 25 gram Rp 62.982.000
  • 50 gram Rp 125.704.000
  • 100 gram Rp 251.309.000
  • 250 gram Rp 628.088.000
  • 500 gram Rp 1.254.701.000

Harga Emas dan Perak Turun di Akhir Tahun 2025, Ternyata Gara-gara Ini

Petugas menunjukkan sampel logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis, (23/7/2020). Usai cetak rekor ke posisi termahalnya di Rp 982 ribu, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Emas Antam) kembali turun Rp 5.000 menjadi Rp 977 ribu per gram pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas dan harga perak dunia melemah pada perdagangan Rabu (31/12/2025), setelah investor melakukan aksi ambil untung menyusul reli tahunan yang bersejarah. Tekanan terhadap harga komoditas logam mulia ini juga datang dari langkah CME Group yang kembali menaikkan margin kontrak berjangka logam mulia untuk kedua kalinya dalam sepekan.

Dikutip dari CNBC, Kamis (1/1/2026), harga emas di pasar spot turun 0,1% ke level USD 4.339,89 per ounce pada pukul 08.50 waktu AS (ET). Pelemahan ini memperpanjang tren penurunan jelang pergantian tahun, setelah emas mencetak level terendah dalam sepekan pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, harga perak spot anjlok tajam 5,6% ke USD 72,15 per ounce. Penurunan ini memangkas sebagian keuntungan setelah perak sempat menembus USD 80 per ounce di awal pekan—level tertinggi yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Meski terkoreksi, pergerakan tersebut terjadi di penghujung tahun yang luar biasa bagi logam mulia. Sepanjang tahun ini, harga emas telah melonjak lebih dari 64% dan berada di jalur kinerja tahunan terbaik sejak 1979, sekaligus mencatatkan tiga tahun berturut-turut di zona positif.

Reli emas ditopang berbagai faktor, mulai dari pemangkasan suku bunga AS, ketegangan tarif perdagangan, hingga kuatnya permintaan dari produk exchange-traded fund (ETF) serta bank sentral global.

Kinerja Perak Lampaui Emas

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Kinerja perak bahkan jauh melampaui emas pada 2025. Logam ini, yang beberapa hari terakhir mengalami volatilitas tinggi, diperkirakan membukukan kenaikan hampir 150% secara tahunan—terbaik sejak 1979.

Lonjakan harga perak dipicu kombinasi pasokan yang ketat, tingginya permintaan dari India, kebutuhan industri, serta kebijakan tarif.

Dampak Kebijakan CME Group ke Trader

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Di sisi lain, CME Group—salah satu bursa perdagangan komoditas terbesar di dunia—menyatakan pada Selasa bahwa margin untuk kontrak berjangka emas, perak, platinum, dan paladium akan kembali dinaikkan setelah penutupan perdagangan Rabu.

Dalam pernyataannya, CME menyebut keputusan tersebut diambil “as per the normal review of market volatility to ensure adequate collateral coverage” atau sebagai bagian dari peninjauan rutin terhadap volatilitas pasar guna memastikan kecukupan jaminan.

Kebijakan ini berarti para trader harus menyetor dana jaminan lebih besar saat membuka posisi, untuk mengantisipasi risiko gagal bayar ketika kontrak jatuh tempo. Sebelumnya, kenaikan margin yang dilakukan CME di awal pekan juga sempat memicu penurunan tajam harga emas dan perak berjangka pada perdagangan Senin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya