Mahasiswi Tewas Usai Dijambret di Jakarta Pusat: Pegang Ponsel Lihat Maps

Seorang mahasiswi bernama Wulandari (20) dijambret di Jalan HBR Motik, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa itu menyebabkan korban kecelakaan dan kehilangan nyawa.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 31 Desember 2025, 19:08 WIB
Jambret smartphone (Sumber: Corporate Travel Safety)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang mahasiswi bernama Wulandari (20) dijambret di Jalan HBR Motik, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa itu menyebabkan korban kecelakaan dan kehilangan nyawa.

Kanit Reskrim Polsek Kemayoran, Iptu Budi Setiadi menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Senin, 29 Desember 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian bermula saat korban dibonceng sepeda motor bersama rekannya, Muhammad Fakhri Fadlian untuk pulang ke daerah Cilandak.

"Akan tetapi sekira pukul 23.00 WIB saat korban sedang menggenggam handphone milik Fakhri dikarenakan sedang menggunakan maps menggunakan handphone, lalu tiba-tiba dari arah sebelah kanan muncul pelaku menggunakan sepeda motor jenis matic dan langsung merampas handphone milik Fakhri," ujar Budi kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).

Pengendara motor pun spontan mencoba mengejar pelaku. Kejar-kejaran pun terjadi hingga motor korban dan pelaku berdempetan.

Namun nahas, kendaraan korban disenggol hingga kehilangan kendali dan terjatuh ke aspal. Akibatnya, korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia, sementara rekannya mengalami luka berat di kedua kaki.

 

Berhasil Gasak Ponsel

Dari kejadian itu, pelaku berhasil membawa kabur satu unit handphone milik Fakhri. Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan diburu polisi.

"Kami melakukan BAP terhadap ibu kandung korban, melakukan BAP terhadap sopir ambulan yang mengantar jenazah ke RSCM," ujar dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya