Pemerintah dan DPR Sepakat Ada Wakil Kementerian Berkantor di Aceh Demi Percepat Pemulihan Bencana

Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama pemerintah di Aceh menghasilkan 3 poin kesimpulan

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 30 Desember 2025, 16:02 WIB
Penting dicatat, Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah setelah dihantam banjir bandang dan longsor pada Rabu (26/11/2025) lalu. Warga sangat membutuhkan pasokan bantuan kebutuhan dasar air bersih, listrik, hingga jaringan komunikasi. Tampak dalam foto, para penyintas berjalan melewati reruntuhan mobil di area terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera, Kamis 4 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Liputan6.com, Jakarta - Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama pemerintah di Aceh menghasilkan 3 poin kesimpulan. Salah satunya percepatan pemulihan bencana Aceh. Kesimpulan Rakor dibacakan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).

"Kesimpulan kita ada tiga pada hari ini bahwa kita bersama-sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPR sepakat melakukan percepatan pemulihan secara terintegrasi ​secara bersama-sama," ujar Dasco.

Poin kedua adalah penempatan person in charge (PIC) tiap lembaga atau wakil kementerian di Aceh. Penempatan wakil dibutuhkan agar koordinasi percepatan pemulihan lebih mudah.

"Kita akan meminta kepada para Kementerian/Lembaga untuk kemudian menempatkan PIC untuk sementara waktu di tempat ini untuk memudahkan koordinasi dengan pemerintah daerah yang tadi kemudian ingin cepat melakukan koordinasi-koordinasi. Ini untuk sementara waktu, sementara kita menunggu langkah lebih lanjut di tempat ini, kalau bisa sudah ditempatkan orang PIC agar bisa melakukan koordinasi," ujar Dasco.

Perlu Penanganan Khusus

Kesimpulan terakhir, lanjut Dasco, yakni memaksimalkan percepatan pemulihan terhadap daerah parah atau yang memerlukan atensi khusus.

​"Terhadap kabupaten/kota yang perlu penanganan khusus, DPR bersama pemerintah pusat dan daerah akan memaksimalkan penanganan percepatan pemulihan pasca bencana dengan memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya