Gus Miftah Ajak Warga NU Hadiri Doa Untuk Negeri

Miftah mengatakan, musibah yang terjadi harus menjadi pengingat pentingnya solidaritas, empati, dan gotong royong seluruh elemen bangsa.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 25 Desember 2025, 23:05 WIB
Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dan Irfan Asy’ari Sudirman Wahid atau Gus Ipang Wahid menginisiasi acara Doa untuk Negeri di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat, 26 Desember 2025. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara mendorong Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar doa bersama bertajuk "Doa untuk Negeri".

Acara akan digelar di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat, 26 Desember 2025. Kegiatan ini digagas oleh KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dan Irfan Asy'ari Sudirman Wahid yang akrab disapa Gus Ipang Wahid.

Gus Miftah mengatakan doa bersama tersebut merupakan ikhtiar batin PBNU untuk memohon perlindungan Allah SWT bagi bangsa Indonesia, sekaligus bentuk kepedulian terhadap para korban bencana.

"Ketika langkah manusia melambat, doa kami melangit," ujar Gus Miftah.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji tersebut, musibah yang terjadi harus menjadi pengingat pentingnya solidaritas, empati, dan gotong royong seluruh elemen bangsa.

“Di tengah banyaknya musibah yang menimpa saudara-saudara kita, doa adalah kekuatan yang menyatukan. Melalui Doa untuk Negeri ini, kita mengetuk pintu langit agar Indonesia diberi perlindungan, para korban dikuatkan, dan bangsa ini tetap rukun serta saling peduli,” katanya.

Acara Doa untuk Negeri rencananya akan dihadiri para masyayikh, para kiai, dan jajaran pengurus PBNU. Bahkan dua tokoh PBNU yang saat ini memiliki perbedaan pandangan terkait kepengurusan organisasi juga dijadwalkan hadir, yakni Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Selain itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri, Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar, turut dijadwalkan hadir. Sejumlah tokoh PBNU lainnya juga akan datang, antara lain Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Habib Zaidan, dan KH Imam Jazuli.

 

Bantah Terkait Konflik PBNU

Praktisi komunikasi politik, Irfan Asy'ari Sudirman Wahid atau Ipang Wahid

Di sisi lain, Gus Ipang Wahid menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berkaitan dengan dinamika internal PBNU.

“Ini doa bersama, tidak ada hubungannya dengan dinamika organisasi. Murni gerakan moral untuk mendoakan banyaknya bencana yang sedang terjadi,” ujarnya.

Selain menggelar doa, PBNU juga terus mendorong langkah kemanusiaan konkret melalui jaringan NU di wilayah terdampak bencana, termasuk penyaluran logistik, layanan kesehatan, dan pendampingan bagi warga.

Acara Doa untuk Negeri juga akan diisi dengan pembacaan tahlil, istighotsah, serta tausiyah kebangsaan yang menekankan pentingnya persatuan dan kepedulian sosial di tengah situasi kebencanaan. PBNU berharap kegiatan ini menjadi penguat batin masyarakat serta mempererat ukhuwah antar sesama anak bangsa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya