MIND ID Kerahkan Employee Volunteering Dampingi Pemulihan Sumatera

Employee Volunteering merupakan program perusahaan yang mendorong keterlibatan karyawan secara menyeluruh dalam kegiatan sosial.

oleh Septian DenyDiterbitkan 25 Desember 2025, 17:30 WIB
Permukiman warga nyaris hilang dan hancur, rata dengan lumpur. Tampak dalam foto, seorang warga duduk di depan rumahnya yang rusak akibat banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. (YT HARIONO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus mendukung masyarakat Sumatra untuk bangkit dan pulih dari bencana melalui program Employee Volunteering. Dengan melibatkan karyawan Grup MIND ID secara langsung dalam aksi kemanusiaan, program ini menjadi wujud kepedulian Insan Grup MIND ID untuk hadir dan membantu masyarakat secara langsung di daerah bencana.

Employee Volunteering merupakan program perusahaan yang mendorong keterlibatan karyawan secara menyeluruh dalam kegiatan sosial. Dengan demikian, karyawan juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta kepekaan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan perusahaan menyadari bahwa pemulihan Sumatra membutuhkan bantuan tenaga dalam jumlah besar. Terlebih masyarakat terdampak harus mampu memulihkan diri serta tempat tinggal dan lingkungan yang rusak parah.

"Dengan kesadaran ini, kami bersama seluruh karyawan berupaya untuk dapat hadir secara langsung dan bergerak cepat membantu proses pemulihan pascabencana bersama masyarakat," katanya.

Pria menyampaikan MIND ID bersama seluruh Anggota Grup menjalankan sejumlah inisiatif program Employee Volunteering yang membantu masyarakat terdampak bencana dari awal proses penyelamatan, evakuasi, penyaluran bantuan, hingga proses pemulihan.

MIND ID sebelumnya telah menurunkan Tim Tanggap Darurat / Emergency Response Group (ERG) dengan total lebih dari 50 personel. Tim ERG menjadi kelompok pertama yang dikerahkan Grup MIND ID untuk membantu proses penyelamatan, evakuasi, serta penanganan darurat bagi masyarakat terdampak bencana di beberapa titik di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

 

Penggalangan Donasi

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan. Tampak dalam foto, seorang perempuan memeriksa kerusakan akibat banjir di Malalak, Sumatera Barat, Indonesia, Kamis, 27 November 2025. (AP Photo/Ade Yuandha)

Program Employee Volunteering ini juga diiringi dengan penggalangan donasi dari karyawan MIND ID dan dilipatgandakan oleh perusahaan. Donasi tersebut merupakan langkah kolektif yang lahir dari kepedulian para karyawan dan disalurkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pokok bagi para masyarakat di daerah bencana.

Selain itu, MIND ID juga mengerahkan puluhan karyawan dari berbagai divisi dan anggota Grup MIND ID. Para relawan ini turun langsung ke lapangan untuk membantu distribusi bantuan pokok, vitamin, dan obat-obatan, dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai dan dimanfaatkan oleh para korban.

Para relawan berinteraksi langsung dan memulihkan mental dan semangat dari masyarakat yang sangat terpukul akibat bencana.

 

Periksa Kondisi Kesehatan

Penting dicatat, Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah setelah dihantam banjir bandang dan longsor pada Rabu (26/11/2025) lalu. Warga sangat membutuhkan pasokan bantuan kebutuhan dasar air bersih, listrik, hingga jaringan komunikasi. Tampak dalam foto, para penyintas berjalan melewati reruntuhan mobil di area terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera, Kamis 4 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Dalam pelaksanaannya, tim relawan MIND ID turut dibantu oleh tenaga kesehatan ahli untuk memeriksa kondisi kesehatan masyarakat terdampak. Tenaga ahli kesehatan utamanya memastikan agar masyarakat terhindar dari penyakit kulit dan pernapasan di tengah proses pemulihan fasilitas yang terus berjalan.

Kehadiran tenaga medis ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan terkini para korban, sekaligus menjadi dasar dalam penyaluran bantuan obat dan bantuan kesehatan lanjutan.

“Grup MIND ID hadir, bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi juga bersama-sama dengan seluruh masyarakat untuk pulih dan bangkit dari bencana,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya