Natal 2025: Polisi Amankan 1.068 Gereja di Lampung, Empat Gereja Besar Disterilisasi

Kabid humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, sterilisasi dilakukan di empat gereja besar sebagai langkah preventif menjelang ibadah Natal.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 24 Desember 2025, 19:44 WIB
Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Lampung diterjunkan untuk memastikan Misa malam Natal berlangsung aman dan kondusif. (Dok. Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung meningkatkan pengamanan perayaan Natal 2025 dengan melakukan sterilisasi sejumlah gereja, khususnya di Kota Bandar Lampung. Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Lampung diterjunkan untuk memastikan pelaksanaan Misa malam Natal berlangsung aman dan kondusif.

Kabid humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, sterilisasi dilakukan di empat gereja besar sebagai langkah preventif menjelang ibadah Natal.

“Tim Jibom Brimob Polda Lampung yang berjumlah 10 personel hari ini melakukan penyisiran di sejumlah gereja di Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara kita yang akan melaksanakan ibadah Misa malam Natal 2025,” ujar Yuni, Rabu (24/12/2025).

Yuni menjelaskan, empat gereja yang telah dilakukan sterilisasi yakni Gereja HKBP Panjang, Gereja Katedral, Gereja HKBP Kedaton, dan Gereja Santo Yohanes.

Selain itu, Polda Lampung juga menyiagakan personel pengamanan di total 1.068 gereja yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung selama perayaan Natal.

“Pengamanan dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya di Kota Bandar Lampung, namun di seluruh wilayah Lampung, personel kepolisian disiagakan untuk menjaga keamanan gereja,” jelasnya.

 

Proses Sterilisasi

Dalam proses sterilisasi, Tim Jibom Brimob menggunakan sejumlah peralatan khusus seperti metal detector dan mains detector untuk mendeteksi benda-benda mencurigakan.

“Peralatan ini digunakan untuk mendeteksi serpihan logam, bahan peledak atau benda lain yang berpotensi membahayakan. Seluruh sudut dan area lingkungan gereja disisir secara merata,” ungkap Yuni.

Polda Lampung berharap dengan langkah pengamanan tersebut, umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan aman, khusyuk, dan penuh kedamaian.

“Kami berharap saudara-saudara kita yang merayakan Natal dapat beribadah dengan hikmat dan rasa aman,” tutup dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya