ADB Dukung Obligasi Berkelanjutan Pollux Hotels Lewat Penjaminan CGIF

ADB kembali menegaskan perannya dalam memperkuat pasar keuangan berkelanjutan di Indonesia melalui dukungan terhadap penerbitan obligasi berkelanjutan perdana Pollux Hotels Group.

oleh Muhammad IsmailDiterbitkan 24 Desember 2025, 19:45 WIB
Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB). (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan perhotelan nasional yakni PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) resmi menuntaskan penerbitan obligasi berkelanjutan dengan skema penjaminan penuh dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), sebuah dana perwalian multilateral yang dibentuk oleh ADB bersama negara-negara ASEAN+3.

Transaksi ini tidak hanya menandai langkah strategis Pollux Hotels Group dalam memperluas sumber pembiayaan jangka panjang, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi pengembangan instrumen pembiayaan hijau dan berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Melalui mekanisme penjaminan yang bersifat tidak dapat dibatalkan dan tanpa syarat, CGIF menanggung sepenuhnya kewajiban pembayaran bunga dan pokok obligasi. Skema tersebut memberikan tingkat keamanan yang tinggi bagi investor, sekaligus dapat memperkuat kepercayaan pasar terhadap fundamental bisnis Pollux Hotels Group.

Dukungan dari CGIF juga dinilai strategis karena mampu menurunkan risiko investasi dan menekan biaya pendanaan emiten, sehingga membuka akses yang lebih luas ke pasar obligasi domestik.

Keberhasilan penerbitan obligasi ini tercermin dari tingginya minat investor, yang tercatat mengalami kelebihan permintaan hampir dua kali lipat dari target penerbitan sebesar Rp 500 miliar.

Kondisi tersebut menunjukkan instrumen pembiayaan berkelanjutan dengan dukungan lembaga multilateral semakin diminati, seiring meningkatnya kesadaran investor terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Dengan capaian ini, Pollux Hotels Group tidak hanya memperkuat struktur permodalan, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan pasar obligasi berkelanjutan nasional.

 

CGIF Tegaskan Kepercayaan terhadap Fundamental Emiten

Pialang memeriksa kacamata saat tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Chief Executive Officer CGIF, Hongwei Wang, menyampaikan bahwa keputusan pemberian penjaminan penuh dilakukan setelah proses uji tuntas yang menyeluruh. Penilaian mencakup kinerja keuangan, posisi pasar, tata kelola perusahaan, serta keselarasan model bisnis Pollux Hotels Group dengan prinsip keberlanjutan.

"Penjaminan penuh ini mencerminkan kepercayaan kami terhadap fundamental perseroan,” ujar Hongwei Wang dalam keterangan resmi, Senin, 22 Desember 2025.

Menurut Wang, transaksi ini diharapkan menjadi katalis bagi emiten baru lainnya untuk memanfaatkan pasar obligasi domestik, sekaligus mendukung pengembangan instrumen pembiayaan berkelanjutan di Indonesia.

Dorong Pasar Obligasi dan Pembiayaan

Wang menambahkan, keberhasilan penerbitan obligasi Pollux Hotels Group menjadi tonggak penting bagi CGIF dalam menjalankan mandat pengembangan pasar obligasi lokal. CGIF berkomitmen memperkuat dukungan terhadap pasar modal Indonesia sejalan dengan mandat para kontributor, termasuk Pemerintah Indonesia.

“CGIF melakukan due diligence yang komprehensif untuk memastikan emiten memiliki tata kelola perusahaan yang baik, model bisnis berkelanjutan, serta mengedepankan pengembangan ramah lingkungan,” jelasnya.

CGIF juga mengapresiasi peran regulator dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam mendukung penerbitan obligasi berkelanjutan dan memfasilitasi emiten baru di pasar modal nasional.

Oversubscribe dan Kupon Kompetitif

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dari sisi distribusi, Associate Director PT Korea Investment and Securities Indonesia, Syubban Aqdamg, mengungkapkan minat investor terhadap obligasi Pollux Hotels Group tergolong sangat tinggi. Mayoritas investor memilih tenor lima tahun, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis emiten serta kualitas penjaminan CGIF.

“Penjaminan dari CGIF sangat membantu proses penjualan karena memberikan rasa aman bagi investor obligasi,” ujarnya.

Menariknya, obligasi tenor lima tahun tersebut tercatat sebagai satu-satunya obligasi yang dijamin CGIF dengan kupon di bawah 6,5 persen. Hal ini menandakan kuatnya permintaan pasar terhadap instrumen obligasi berkelanjutan dengan profil risiko rendah dan dukungan lembaga multilateral.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya