TEPCO: Pembuangan Air Limbah Fukushima Tembus 133.000 Ton

Pembuangan air limbah di reaktor Fukushima, Jepang, ini sudah masuk ke putaran-17.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 24 Desember 2025, 14:05 WIB
Pembuangan limbah nuklir dari PLTN Fukushima Daiichi menjadi sebuah langkah kontroversial, namun merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan Jepang menghadapi persediaan air radioaktif yang terus meningkat. (Kyodo News via AP)

Liputan6.com, Tokyo - Tokyo Electric Power Company (TEPCO) mengatakan, putaran ke-17 pembuangan air limbah terkontaminasi nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke laut telah rampung pada Senin (22/12/2025).

Terlepas dari kekhawatiran dan penolakan dari komunitas internasional, Jepang secara sepihak memulai pembuangan air yang terkontaminasi nuklir dari PLTN tersebut ke laut pada Agustus 2023.

Hingga rampungnya putaran ke-17, volume kumulatif air limbah yang dilepaskan ke laut telah mencapai sekitar 133.000 ton, dikutip dari laman Antara News, Rabu (24/12).

Putaran terbaru pelepasan air limbah tersebut dimulai pada 4 Desember 2025. Operasi pembuangan itu sempat dihentikan sementara setelah gempa bumi dahsyat melanda lepas pantai Prefektur Aomori pada 8 Desember, dan dilanjutkan kembali pada 9 Desember.

Sebanyak 7.833 ton air limbah telah dilepaskan dalam putaran ini, mengandung sekitar 2,4 triliun becquerel tritium radioaktif, menurut TEPCO.

Data TEPCO menunjukkan bahwa pada tahun fiskal 2025, yang berlangsung dari April 2025 hingga Maret 2026, perusahaan tersebut berencana untuk melakukan tujuh putaran pembuangan air limbah, dengan total volume sekitar 54.600 ton.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya