Bos Proliga 2026 Bongkar Alasan Jakarta Tak Kebagian Jatah Jadi Tuan Rumah

Ajang Proliga 2026 sama sekali tak mampir ke Jakarta. Direktur Proliga Hanny S. Surkatty pun menjelaskan alasan di baik hal ini.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 22 Desember 2025, 20:45 WIB
(Kiri ke kanan) Direktur Proliga Hanny S. Surkatty, Ketum PP PBVSI Imam Sudjarwo, Direktur MOJI David Setiawan Suwarto, dan SVP COntent Acquisition & Partnership VIDIO Dhini W. Prayogo saat memberi keterangan dalam konferensi pers Proliga 2026 di SCTV Tower, Senayan, Jakarta pada Senin (22/12/2025). (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Proliga Hanny S. Surkatty buka suara menjelaskan alasan Jakarta sama sekali tak kebagian menjadi tuan rumah Proliga 2026.

Sebagaimana diketahui, kompetisi bola voli paling bergengsi se-Indonesia itu dijadwalkan kembali bergulir mulai 8 Januari hingga 26 April mendatang.

Total 12 tim, terdiri atas 5 putra dan 7 putri, bakal berpartisipasi memperebutkan gelar juara. Fase penyisihan dan final four akan digelar dengan mekanisme seperti edisi sebelum-sebelumnya, sedangkan grand final menggunakan format best of three.

Yang jadi perhatian, Proliga sama sekali tak mampir ke Jakarta edisi ini. Padahal, lebih dari setengah peserta yang akan memanaskan kompetisi berbasis di kota tersebut.

Menjawab hal ini, Hanny menyebut masing-masing klub memang diberi kebebasan sendiri oleh pihak penyelenggara untuk memilih lokasi tuan rumah tanpa terpatok basis asli. Kebetulan, klub-klub asal Jakarta yang jadi peserta memutuskan untuk tampil di tempat lain.

"Memang tuan rumah, masing-masing klub memilih kotanya sendiri. Itu kami kasih kebebasan ke setiap klub," jelas Hanny.

"Kedua, di Jakarta ini ternyata klub-klub lebih banyak senangnya ke luar kota, mungkin karena suasananya berbeda. Mereka biasa latihan di Jakarta, ingin suasana berbeda. Antusiasme penonton di luar Jakarta pun sangat besar," imbuhnya.


Sempat Ingin Gelar Final Four di Jakarta

Konferensi Pers Proliga 2026 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City hari Senin (22/12/2025). (Hendry Wibowo/Bola.com)

Lebih lanjut, Hanny menjelaskan, pihaknya tadinya juga sempat berencana menggelar final four di Jakarta. Sayangnya, slot di tempat-tempat strategis sudah penuh saat tanggal penyelenggaraan.

"Tadinya kita juga mau final four di Jakarta, tapi kita (coba) pesan dari Oktober, ternyata tempat-tempat yang ingin kita booking sudah penuh. Kita tidak bisa dapat," ujar Hanny lagi.

"Jadi final four kita pindah ke Surabaya, Solo, dan Semarang," tambah dia.


Fans Proliga Jakarta Bisa ke Sentul

Proliga 2026 akan menerapkan format best of three untuk babak grand final perebutan predikat juara 1 dan 3. Dalam gambar, perwakilan tim dan pemain yang akan bersaing di Proliga 2026 hadir dalam konferensi pers di SCTV Tower, Senayan, Jakarta pada Senin (22/12/2025). (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Kalau pun fans Proliga Jakarta ingin menyaksikan jalannya pertandingan secara langsung, lokasi terdekat yang bisa mereka kunjungi ialah Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto di Sentul, Jawa Barat.

Venue tersebut bakal menjadi tuan rumah selama Ramadan, mengingat Proliga 2026 memang telah diputuskan tetap bergulir saat bulan puasa.

"Kemudian di bulan puasa kita juga ada pertandingan sekali jam 20.30 setelah tarawih. Karena kalau tidak, nanti jeda penyisihan ke final four terlampau lama. Dengan adanya ini, jedanya hanya tiga minggu," pungkas Hanny.


Jadwal Pertandingan Proliga 2026

Babak Penyisihan

Pekan 1: Pontianak, 8-11 Januari 2026

Pekan 2: Medan, 15-18 Januari 2026

Pekan 3: Bandung, 22-25 Januari 2026

Pekan 4: Gresik, 29 Januari-1 Februari 2026

Pekan 5: Malang, 5-8 Februari 2026

Pekan 6: Bojonegoro, 12-15 Februari 2026

Babak Final Four

Pekan 1: Surabaya, 3-5 April 2026

Pekan 2: Semarang, 10-12 April 2026

Pekan 3: Solo, 17-19 April 2026

Grand Final

Yogyakarta, 24-26 April 2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya