Liputan6.com, Jakarta - Tumbuh kembang anak tidak hanya didukung dengan nutrisi yang lengkap. Aktivitas seperti bermain juga mampu membentuk fisik yang kuat dan mendukung perkembangan kognitif dan motorik anak.
Menurut studi, bermain bebas melatih kemampuan anak untuk membuat keputusan, memecahkan masalah, mengatur emosi, hingga membangun persahabatan. Sebaliknya, anak yang tidak atau jarang bermain cenderung memiliki kecemasan, depresi, dan narsisme yang tinggi.
Advertisement
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mendukung si kecil bermain demi tumbuh kembang yang optimal. Hal ini juga dilakukan oleh Fini, seorang ibu muda asal Jakarta. Dirinya mengaku antusias mengajak sang anak berkunjung ke wahana rumah balon terbesar yang berlokasi di Plaza Sudirman, Pintu 6 GBK.
“Sangat-sangat tertarik sebenarnya datang ke sini, makanya kita usahain datang pas grand opening. Dan ternyata anak aku tuh suka banget ya, yang paling anak aku suka tuh adalah perosotannya. Perosotannya walaupun tinggi, tapi dia seneng banget karena di bawahnya tuh banyak bola-bola gitu loh, Kak,” ujarnya kepada Tim Health Liputan6.com dalam acara Bebelac Slurp&Bounce pada Jumat, 19 Desember 2025.
Meski khawatir, Fini mengungkapkan bahwa dirinya merasa aktivitas ini penting untuk perkembangan anaknya, Gama. Menurutnya, si anak yang baru berusia dua tahun memerlukan sarana untuk melatih perkembangan motoriknya.
“Anakku kan baru dua tahun ya, jadi dia tuh memang lagi aktif-aktifnya banget. Terus dia tuh lagi seneng juga lompat-lompat. Jadi permainan ini tuh bener-bener melatih motorik anak aku gitu, Kak,” jelasnya.
Inflatable Playground Terbesar di Jakarta
Masa-masa liburan tentunya membuat banyak keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama. Tidak hanya aktivitas yang menyenangkan, tetapi juga yang aman dan bermanfaat terutama bagi anak-anak.
Untuk itu, Bebelac hadirkan inflatable playground atau rumah balon terbesar di kawasan GBK, Jakarta. Wahana ini menjadi rekreasi yang mampu melatih motorik, kemampuan sosial dan emosional, serta kreativitas anak. Sehingga, orang tua tetap bisa memperhatikan kebutuhan anak meski di waktu libur.
Merketing Manajer bebelac, Ceasyalya Tahara, mengatakan bahwa wahana ini dibuka untuk umum selama periode 20 hingga 28 Desember 2025. Harapannya, orang tua dan anak dapat berolahraga bersama di satu tempat sehingga libur akhir tahun terasa seru dan penuh manfaat.
“Pokoknya aktivitas ini untuk anak-anak di usia 1 tahun ke atas. Jadi kalau menurut aku ini bisa dimainin buat anak-anak di usia 3 tahun, 4 tahun ke atas gitu ya, bahkan sampai dia yang di usia 12 tahun gitu. Jadi kalau buat anak-anak yang di bawah 6 tahun, dia harus didampingi oleh orang dewasa di atas 15 tahun,” pungkasnya.