Liputan6.com, Jakarta - Di SEA Games 2025, Indonesia merebut tiga medali emas dari cabang olahraga balap sepeda. Salah satu emas didapat dari nomor men’s team time trial yang menurunkan Aiman Cahyadi, Muhammad Raihan Maulidan, Muhammad Andy Royan, Muhammad Syelhan Nurrahmat, dan Maulana Astnan Al Hayat.
Indonesia menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 jam 13 menit 27 detik untuk menuntaskan lintasan sepanjang 48,5 kilometer.
Advertisement
Aiman dan kawan-kawan mengalahkan jagoan tuan rumah Thailand yang diperkuat Peerapol Chawchiangkwang, Sarawut Sirrionnachai, Thanakhan Chaiyasombat, dan Noppachai Klahan dengan waktu 1 jam 14 menit 31 detik. Adapun perunggu diraih Filipina.
“Alhamdulillah kita sudah kembali ke Tanah Air, ini salah satu tugas negara yang kita tunggu di tahun ini. Terima kasih banyak kepada bapak ketua ICF, bapak Listyo Sigit Prabowo, kemudian bapak Presiden, bapak Kemenpora, terima kasih banyak atas kesempatannya, dan terima kasih banyak kepada masyarakat Indonesia, orang tua dan keluarga yang sudah mendukung dan mendoakan dan memberikan suport yang terbaik,” ujar Aiman saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (19/12/2025).
Keberhasilan Indonesia merebut emas time trial beregu putra ini sungguh luar biasa karena Thailand seolah mengerjai para peserta.
Atasi Keuntungan dan Keunggulan Thailand
Sebagai tuan rumah, Thailand memiliki keunggulan ganda. Mereka memiliki keuntungan dari desain trek yang dibuat sesuai dengan karakteristik pembalapnya. Kemudian Thailand juga merahasiakan rute kepada para peserta.
Namun berkat persiapan yang maksimal Aiman cs bisa mengubur ambisi Thailand merebut emas di sepeda time trial beregu putra. Indonesia melakukan TC setahun demi merebut emas SEA Games 2025. Aiman dkk juga sengaja datang lebih awal ke Thailand untuk mempelajari trek.
“Kita sudah melakukan TC selama satu tahun, itu salah satu bentuk dukungan dari bapak Ketum untuk sepeda Indonesia. Persaingan pun kita melawan tuan rumah yang sudah mendesain (trek) sedemikian rupa rutenya, alhamdulillah Allah mudahkan kita masih bisa merebut medali emas dari tuan rumah,” sambung Aiman.
“Nah itu menjadi salah satu tantangan (trek yang dirahasiakan) dan akhirnya kita memilih datang lebih awal sebelum event itu berlangsung, kita kurang lebih di sana itu satu minggu, bahkan hampir 12 hari sebelum event pertandingan. Alhamdulillah dapat hasil yang maksimal,” tegas Aiman.