Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melesat pada perdagangan Kamis, (18/12/2025). Kenaikan harga saham ADRO ini terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memerah.
Kenaikan harga saham ADRO ini terjadi setelah emiten milik pengusaha Boy Tohir ini mengumumkan pembagian dividen interim 2025 sekitar USD 250 juta.
Advertisement
Mengutip data RTI, harga saham ADRO naik 4,41% ke posisi Rp 1.895 per saham. Harga saham ADRO dibuka naik 85 poin ke posisi RP 1.900 per saham. Saham ADRO berada di level tertinggi Rp 1.935 dan level terendah Rp 1.885 per saham. Total frekuensi perdagangan 44.334 kali dengan volume perdagangan 1.155.810 saham. Nilai transaksi harian Rp 411,5 miliar. Kapitalisasi pasar sentuh Rp 55,6 triliun.
Dalam lima hari terakhir, harga saham ADRO menguat 6,46%. Selama sebulan terakhir, saham ADRO naik tipis 0,8%. Namun, secara year to date (Ytd), harga saham ADRO merosot 25,10%.
Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,44% ke posisi 8.639 pada pukul 14.28 WIB. Indeks saham LQ45 menguat 0,32% ke posisi 854,94. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Pada sesi kedua, IHSG berada di level tertinggi 8.730,70 dan level terendah 8.639,97. Sebanyak 408 saham melemah sehingga bebani IHSG. 147 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.102.128 kali dengan volume perdagangan saham 27,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17,6 triliun.
Emiten ADRO Beli 231 Juta Saham ADMR, Segini Nilainya
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menambah kepemilikan saham di PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada pertengahan Oktober 2025.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (18/10/2025), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membeli 231 juta saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada 16 Oktober 2025. Harga pembelian saham ADMR sebesar Rp 1.435 per saham. Dengan demikian, ADRO merogoh kocek Rp 331,48 miliar untuk membeli saham ADMR.
“Untuk melakukan investasi tambahan pada ADMR, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.
Dengan pembelian saham ADMR itu, ADRO memiliki 34.756.541.100 saham ADMR atau setara 85,01%. Sebelumnya Perseroan mengenggam 34.525.541.100 saham ADMR atau setara 84,45%.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 17 Oktober 2025, saham ADMR ditutup turun 9,47% ke posisi Rp 1.195 per saham.
Kinerja Semester I 2025
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menambah kepemilikan saham di PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada pertengahan Oktober 2025.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (18/10/2025), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membeli 231 juta saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada 16 Oktober 2025. Harga pembelian saham ADMR sebesar Rp 1.435 per saham. Dengan demikian, ADRO merogoh kocek Rp 331,48 miliar untuk membeli saham ADMR.
“Untuk melakukan investasi tambahan pada ADMR, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.
Dengan pembelian saham ADMR itu, ADRO memiliki 34.756.541.100 saham ADMR atau setara 85,01%. Sebelumnya Perseroan mengenggam 34.525.541.100 saham ADMR atau setara 84,45%.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 17 Oktober 2025, saham ADMR ditutup turun 9,47% ke posisi Rp 1.195 per saham.