Jamie Carragher Kini Melunak Pada Mohamed Salah, Tapi Komentarnya Munculkan Tanda Tanya Besar Soal Masa Depan Sang Bintang di Liverpool

Jamie Carragher kembali berkomentar soal Mohamed Salah tapi ucapannya bisa memicu spekulasi soal masa depan sang bintang di Liverpool.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 16 Desember 2025, 12:23 WIB
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, menyapa penggemar di Anfield usai laga antara Liverpool melawan Brighton and Hove Albion pada lanjutan Premier League 2025/2026, Sabtu (13/12/2025) malam WIB. (Paul ELLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ketegangan antara Mohamed Salah dan Jamie Carragher kembali menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Hubungan keduanya memanas setelah ledakan emosi publik Salah terkait situasinya di Liverpool usai laga kontra Leeds United di pentas Liga Inggris.

Salah secara terbuka menyuarakan kekecewaan terhadap klub dan manajer Arne Slot. Pernyataan itu memicu reaksi keras Carragher, yang tak ragu melontarkan kritik tajam.

Situasi sempat mereda ketika Salah kembali mendapat sambutan hangat dari publik Anfield usai diturunkan di laga melawan Brighton di pentas Premier League. Namun, pesan-pesan samar Carragher di media sosial membuat bara konflik belum sepenuhnya padam.

Kini, komentar terbaru Carragher justru memunculkan tafsir baru. Bukan lagi kecaman, melainkan kata-kata yang terdengar seperti sinyal perpisahan.


Carragher Sebut Salah Pantas Dapat Perpisahan Terhormat

Jamie Carragher. Semasa aktif bermain, Jamie Carrgaher hanya bermain untuk satu tim sepanjang kariernya, yaitu bersama Liverpool mulai 1996/1997 hingga 2012/2013. Ia total tampil dalam 737 laga bersama Liverpool di semua ajang dengan torehan 4 gol dan 18 assist. Usai pensiun, ia terjun sebagai komentator dan pundit di jaringan televisi Sky Sports mulai musim 2013/2014 bergabung bersama Grame Souness, Gary Neville dan Jamie Redknapp. Pada Juli 2020 ia melebarkan sayapnya ke jaringan televisi CBS Sports sebagai bagian dari tim yang mengulas khusus Liga Champions. (AFP/Pool/Peter Powell)

Jamie Carragher mulai melunakkan nada bicaranya saat membahas Mohamed Salah. Ia menilai kontribusi besar sang winger selama bertahun-tahun tidak bisa dihapus begitu saja oleh konflik singkat.

Menurut Carragher, Salah layak mendapat penghormatan setinggi-tingginya dari Liverpool. Ia menyinggung kemungkinan momen emosional di Anfield sebagai bentuk apresiasi klub.

Pernyataan itu membuat banyak pihak menilai Carragher seakan mengisyaratkan bahwa masa Salah di Liverpool mendekati akhir dalam waktu dekat. Sebelumnya memang ada spekulasi bahwa Liverpool bisa melegonya pada tengah atau akhir musim ini.

Berbicara di Sky Sports, Carragher mengatakan: "Apa yang kita lihat di sana. Itu lebih baik daripada yang kita lihat di Elland Road. Tapi apakah Mo Salah pantas mendapatkan lebih dari itu? Ia pantas mendapatkan penghormatan. Ia pantas mendapatkan mozaik di Kop. Ia pantas bisa membawa keluarganya, istri dan anak-anaknya ke lapangan, di pertandingan terakhirnya dan benar-benar merayakan apa yang telah ia lakukan sebagai pemain Liverpool," serunya.


Carragher Minta Salah Berdamai dengan Arne Slot

Aksi Mohamed Salah di laga Liverpool vs Brighton di pekan ke-16 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Sabtu (13/12/2025). (AP Photo/Jon Super)

Selain soal penghormatan, Carragher juga menyoroti pentingnya rekonsiliasi antara Salah dan Arne Slot. Ia menilai konflik terbuka hanya akan merugikan semua pihak di sisa musim.

Carragher menyarankan Salah untuk mengesampingkan ego dan fokus pada kepentingan tim. Menurutnya, beberapa bulan terakhir bisa menentukan bagaimana sejarah mengingat Salah di Liverpool.

Ia juga menyinggung kemungkinan pencapaian besar yang masih bisa diraih jika Salah bertahan hingga akhir musim. Final Liga Champions disebut sebagai skenario terbaik yang tak boleh dilewatkan.

"Jadi, kesampingkan perbedaan Anda dengan manajer dan pikirkan saja, tiga atau empat bulan di Liverpool. Hal terburuk yang akan terjadi adalah saya mendapatkan perpisahan besar ini. Hal terbaik yang bisa terjadi adalah saya berjalan keluar bersama rekan-rekan setim saya di Budapest untuk final Liga Champions. Jika ia duduk di Arab Saudi menonton Liverpool melakukan itu, saya pikir ia akan sangat menyesalinya," klaim Carragher.

(Sky Sports)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya