Prabowo: Kalau Pejabat Sudah Kerja Keras tapi Dimaki-maki, Tenang Saja Pohon Tinggi Pasti Diterpa Angin

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada semua menteri dan kepala badan yang profesional dalam bekerja. Prabowo menyadari bahwa ada anggota kabinetnya yang kerap dimaki-maki.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 15 Desember 2025, 20:07 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau Posko Pengungsian Masjid Besar Al Abrar, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (12/12/2025) (Biro Pers)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada semua menteri dan kepala badan yang profesional dalam bekerja. Prabowo menyadari bahwa ada anggota kabinetnya yang kerap dimaki-maki.

Dia pun meminta para menteri dan kepala badan untuk bersikap tenang saat dimaki-maki. Prabowo menyebut pohon yang tinggi akan diterpa oleh angin.

"Kalau pejabat sudah bekerja keras saudara dimaki maki, tenang saja, tenang saja, pohon yang tinggi pasti kena terpaan angin, itu risiko. Saya perhatikan ada beberapa pejabat yang suka ditiup angin," kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna yang dihadiri para menteri-wamen di Istana Negara Jakarta, Senin (15/12/2025).

Dia mengaku sudah puluhan tahun merasakan dimaki oleh masyarakat. Prabowo meminta para menterinya untuk tetap bekerja dan setia kepada masyarakat.

"Santai saja, sudah biasa, saya sudah sekian puluhan tahun juga, yang penting kita kerja untuk rakyat, kita setia kepada raakyat, kita enggak ragu-ragu," jelas Prabowo.

Minta Naikkan Pangkat Anggota TNI Polri yang Tangani Bencana

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri untuk memberikan penghargaan kepada anak buahnya yang bekerja keras membantu penanganan bencana Sumatra.

Dia juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan kenaikan pangkat kepada anggotanya yang terjun langsung menangani bencana.

"Saya ingin semua pejabat nilai anak buah yang bekerja keras di lapangan, dan ajukan kepada saya kita beri penghargaan, para kepala staf, Panglima, Kapolri, beri penghargaan apakah dia naik pangkat," kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna yang dihadiri para menteri-wamen di Istana Negara Jakarta, Senin (15/12/2025).

Menurut dia, prajurit TNI-Polri telah bekerja keras membangun jembatan rusak di medan yang sangat sulit. Bahkan, kata Prabowo, mereka telah mempertaruhkan nyawa untuk menyelematkan masyarakat.

"Bekerja bikin jembatan di alam yang susah itu membahayakan nyawa, kita sudah lihat beberapa anggota kita hanyut berusaha menyelamatkan rakyat, dia pertaruhkan nyawa, saya minta dikasih penghargaan yang layak," jelasnya.

Selain itu, Prabowo menuturkan tenaga kesehatan dan dokter-dokter yang bertugas menangani korban terdampak bencana diberikan penghargaan. Sebab, mereka rela tinggal di posnya untuk mengobati korban.

"Tenaga kesehatan, dokter dokter petugas di lapangan yang tidak meninggalkan posnya itu juga harus dikasih penghargaan," tutur Prabowo.

Infografis Kerugian hingga Korban Banjir Sumatera Per 4 Desember 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya