Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks di media sosial menjadi ancaman serius yang terus berkembang, menargetkan berbagai lapisan masyarakat. Dalam sepekan terakhir Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri sejumlah klaim yang terbukti tidak benar.
Fenomena ini menunjukkan bahwa para pelaku hoaks semakin canggih dalam memanipulasi informasi, seringkali dengan memanfaatkan isu-isu sensitif seperti bantuan sosial, program pemerintah dan bencana. Dampak dari hoaks tidak hanya sebatas kebingungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerugian finansial, pencurian data pribadi, hingga kekhawatiran.
Advertisement
Masyarakat pun diimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa verifikasi, agar semakin mudah mengenali hoaks yang beredar simak daftar berikut ini.
1. BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami dan Gempa Megathrust di Lampung
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Desember 2025.
Klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung, berupa tulisan sebagai berikut.
"Berita Terkini
Peringatan BMKG soal Potensi Banjir Rob-Tsunami dan Megathrust pada 3–9 Desember 2025 di Lampung
#christmasstory #familyfun #personalstory,"
Benarkah klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
2. Link Daftar Bantuan Token Listrik Rp 750.000 dari PLN
Beredar postingan di media sosial klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN. Informasi tersebut diunggah di salah satu akun Facebook pada 9 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"Cek Sekarang! Bantuan Token Listrik Rp750.000 Masih Tersedia
Banyak masyarakat telah menerima bantuan ini. Pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan hari ini.
#alhamdulillah #Indonesia #bantuan #pln #tokenlistrik #gratis #daftar"
Unggahan turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"BERBAGI TOKEN LISTRIK RP 750.000
Segera dapatkan dan nikmati listrik gratis untuk hunian anda
Semoga token gratis ini bisa menjadi langkah awal untuk Indonesia lebih maju dan berkembang
CLAIM NOW"
Unggahan tersebut disertai menu daftar dan jika diklik akan muncul link berikut:
"https://bantuan.token-gratis.biz.id/?fbclid=IwY2xjawOp4TtleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwyNTYyODEwNDA1NTgAAR6PNwdLL59E3IcSt2tHjCzXilKwNoA1aXkaTtloNwdrscvzx-W0za_cq2zLoQ_aem_Lj3BMTKeGL7KqJ2leEywnA"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nomor pelanggan dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......
3. Link Pendaftaran Program Undian Rejeki Wondr Bank BNI
Beredar postingan di media sosial klaim link pendaftaran program undian Rejeki Wondr Bank BNI. Informasi tersebut diunggah di salah satu akun Facebook pada 8 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐔𝐧𝐝𝐢𝐚𝐧 𝗚𝗲𝗯𝘆𝗮𝗿 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗕𝗡𝗜 𝘄𝗼𝗻𝗱𝗿 𝐃𝐢 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧 𝟮𝟬𝟮𝟱 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐍𝐲𝐚 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐒𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐚 𝗕𝗡𝗜 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹𝗲 𝐝𝐢 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐢𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬
𝘼𝙢𝙗𝙞𝙡 𝙆𝙪𝙥𝙤𝙣 𝙐𝙣𝙙𝙞𝙖𝙣 𝘼𝙣𝙙𝙖 𝙎𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙋𝙖𝙨𝙩𝙞 𝘿𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙍𝙚𝙟𝙚𝙠𝙞 𝙒𝙤𝙣𝙙𝙧𝘽𝙮 𝘽𝙉𝙄 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙖𝙝 𝙐𝙩𝙖𝙢𝙖 𝙉𝙮𝙖
10 Unit Mobile CRV
8:Unit Mobil Pajero Sport
3:Unit Mobil BMW 520i Sport.
20: Unit Sepeda Motor Vario.
10: Paket Umroh Gratis
5: Tiket Liburan Luar negeri
10: Uang Tunai 500 juta
Emas Batangan & Logam Mulia.
𝐂𝐞𝐭𝐚𝐤 𝐊𝐮𝐩𝐨𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚 𝐃𝐚𝐧 𝐑𝐚𝐢𝐡.𝐊𝐞𝐦𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐚𝐡 𝐃𝐢 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧 𝟮𝟬𝟮𝟱( 𝐊𝐥𝐢𝐤 𝐓𝐨𝐦𝐛𝐨𝐥 𝐃𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬)"
Unggahan disertai menu Festival Gebyar Undian BNI, jika diklik akan mengarah pada website tertentu.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran undian Rejeki Wondr Bank BNI? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
Hoaks Berikutnya
4. Artikel Pemerintah Tetapkan Jokowi Sebagai Bencana Nasional
Beredar di media sosial postingan artikel yang menyebut pemerintah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 Desember 2025.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Detik News berjudul:
"Pemerintah Menetapkan Jokowi Sebagai Bencana Nasional"
Akun itu menambahkan narasi:
"Hidup di indo gak kena kibulan nya Mulyono sdh pencapaian besarvmembuktikan kl sakti jg. bagi ternak yg terkena kibulan nya pak Mul, jangan lupa minum jamu, biar kuatt"
Lalu benarkah postingan artikel yang menyebut pemerintah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......
5. BMKG Sebut Siklon 97S Berpotensi Besar Kepung Kepulauan Jawa
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG sebut Siklon 97S berpotensi besar kepung Kepulauan Jawa, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook 4 Desember 2025.
Klaim BMKG sebut Siklon 97S berpotensi besar kepung Kepulauan Jawa berupa poster digital bertuliskan
"BMKG SEBUT BAHWA SIKLON 97S BERPOTENSI BESAR AKAN MENGEPUNG KEPULAUAN JAWA"
Poster tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Siklon Tropis 97S menurut pemantauan BMKG berpotensi "mengepung" Pulau Jawa dalam beberapa hari ke depan.
Meski peluangnya untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh masih relatif rendah, BMKG memperingatkan kemungkinan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Jawa, serta potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa.
Dalam kondisi seperti ini, masyarakat terutama di pesisir dan wilayah rawan banjir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga sebaiknya menyiapkan langkah antisipasi terhadap hujan deras, angin kencang, dan banjir atau gelombang laut tinggi agar risiko dampak cuaca ekstrem bisa diminimalisir.
Stay safe ya kawan dimanapun berada, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. kalo bisa jangan kemana mana dulu sampe lebaran tahun 2026 , banyak bencana dimana mana."
Benarkah klaim BMKG sebut Siklon 97S berpotensi besar kepung Kepulauan Jawa? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
6. Link Pendaftaran Bansos Pangan Tunai 2025
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bansos pangan tunai 2025, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 10 Desember 2025.
Klaim link pendaftaran bansos pangan tunai 2025, berupa tulisan sebagai berikut.
"BANSOS PANGAN TUNAI 2025Bantuan Sosial uang tunai Rp.2,500.000.
Cek Nama mu Terdaftar atau Tidak Semak👇
Note ; TIDAK DI PUNGUT BIAYA APAPUN!!!"
Dalam unggahan tersebut terdapat menu daftar, jika diklik muncul link berikut.
"https://kiuobansos.finecial.com/?fbclid=IwY2xjawOoxmxleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZBAyMjIwMzkxNzg4MjAwODkyAAEe3YKjqBLXwu9gXevULu7ROTMvZ13MhTOJWD-gUUpIMVYyj9HSOcVashLduXo_aem_CSFK-uPzDNcBe3JvqX8xKg"
Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap, usia, jenis kelamin dan nomor telepon.
Benarkah klaim link pendaftaran bansos pangan tunai 2025? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....