Penembakan Massal di Pantai Bondi Tewaskan 10 Orang, Ada Ancaman Bom di Lokasi

Aksi penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia, menewaskan sedikitnya 10 orang. Aparat keamanan telah menangkap dua pelaku, sementara pihak berwenang mengungkap adanya ancaman bom di lokasi kejadian.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 14 Desember 2025, 18:44 WIB
Ilustrasi Tembakan (Steve Buissinne/Pixabay).

Liputan6.com, Jakarta - Aksi penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia, menewaskan sedikitnya 10 orang. Dua pelaku dilaporkan telah ditangkap oleh aparat keamanan.

Dilansir Antara dari Anadolu, Minggu (14/12/2025), Kepolisian Negara Bagian New South Wales (NSW) menyatakan dua orang telah diamankan di kawasan Pantai Bondi. Meski demikian, operasi keamanan masih berlangsung dan warga diminta menjauhi lokasi karena diberlakukan zona steril di sekitar area kejadian.

Pihak berwenang juga mengungkapkan adanya ancaman bom di lokasi. Petugas saat ini berupaya menonaktifkan sebuah alat peledak rakitan atau improvised explosive device (IED) yang telah teridentifikasi di sekitar kawasan pantai.

Diketahui, insiden penembakan ini dilaporkan terjadi di bagian utara Pantai Bondi, di dekat atau di area Bondi Park Playground. Insiden itu berlangsung pada hari pertama Hanukkah, perayaan Yahudi selama delapan hari, saat acara “Chanukah by the Sea” dijadwalkan digelar di lokasi tersebut.

Layanan Ambulans New South Wales mengevakuasi sedikitnya 16 pasien ke sejumlah rumah sakit, meski kondisi mereka belum dirinci. Lebih dari 25 sumber daya darurat dikerahkan, termasuk tim medis, ambulans, helikopter, dan unit operasi khusus.

 

PM Australia Sampaikan Duka Cita

Ilustrasi Penembakan (Rudy and Peter Skitterians/Pixabay).

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengecam tindakan penembakan tersebut dan menyampaikan duka cita kepada para korban dan keluarga mereka.

Dia memastikan, pemerintah federal terus berkoordinasi dengan Kepolisian NSW dan akan menyampaikan pembaruan lebih lanjut seiring dikonfirmasinya informasi tambahan terkait insiden tersebut. Demikian dikutip dari Antara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya