Prabowo Tegaskan Pembalakan Liar Sudah Mulai Ditertibkan

Presiden Prabowo Subianto akan menertibkan kegiatan pembalakan liar atau penebangan pohon secara ilegal. Bahkan, penertiban pembalakan liar sudah mulai dilakukan

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 13 Desember 2025, 16:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto di lokasi bencana Sumatera. (Dok. Biro Pers Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto akan menertibkan kegiatan pembalakan liar atau penebangan pohon secara ilegal. Bahkan, penertiban pembalakan liar sudah mulai dilakukan pemerintah.

"Justru saya mau tertibkan semua itu. Pembalakan liar akan kita tertibkan, sudah kita mulai tertibkan," jelas Prabowo di Medan, usai meninjau lokasi terdampak banjir di Aceh dan Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).

Adapun pembalakan liar diduga menjadi salah satu faktor terjadinya bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat. Dugaan ini muncul karena munculnya gelondongan kayu yang terbawa saat banjir bandang di Sumatera.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban terdampak bencana banjir di posko pengungsian Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (12/12/2025). Prabowo mengingatkan semua pihak untuk menjaga lingkungan dan tidak menebang pohon sembarangan.

"Kita sekarang harus waspada, hati-hati. Kita harus jaga lingkungan kita, alam kita harus kita jaga. Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan," kata Prabowo di hadapan para pengungsi di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat.

Dia memerintahkan pemerintah daerah untuk lebih mengawasi penebangan pohon sembarangan. Prabowo menekankan pentingnya menjaga alam serta lingkungan untuk mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor.

"Saya minta pemerintah daerah lebih waspada lebih awasi, kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Prabowo memahami bahwa kondisi saat ini sangat sulit. Namun, dia memastikan pemerintah terus bekerja keras agar masyarakat terdampak bencana dapat hidup normal kembali.

"Kita atasi bersama. Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal," tutur Prabowo.

Prabowo Ungkap Kendala Pemulihan Listrik di Daerah Terdampak Banjir

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di posko terpadu penanganan bencana banjir di Lanud Sultan Iskandar Muda, Provinsi Aceh, Minggu (7/12/2025) malam. (Foto: Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemulihan jaringan listrik di daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera terkendala kondisi fisik dan alam. Hal ini membuat pemulihan listrik di daerah terdampak bencama belum merata.

"Ya pasti masalah listrik ya ada. Tidak secepat yang kita harapkan karena kondisi fisik dan kondisi-kondisi alam yang masih kita harus atasi," kata Prabowo di Medan, usai meninjau lokasi terdampak banjir di Aceh dan Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).

Dia menyampaikan sebagian wilayah masih terendam banjir sehingga akses untuk kabel-kabel menjadi tidak dapat ditembus. Namun, Prabowo menargetkan masalah tersebut selesai dalam sepekan sehingga listrik bisa kembali normal dan pulih.

"Menara-menara itu sangat berat, kemudian ada kendala-kendala sebagian masih banjir sehingga kabel-kabel tidak bisa tembus. Tapi Insya Allah kita harapkan ya mungkin 1 minggu mudah-mudahan ya," jelasnya.

Prabowo menuturkan penanganan dan pemulihan bencana tak dapat selesai dalam waktu singkat. Kendati begitu, dia memastikan pemerintah terus bekerja keras menangani bencana sehingga masyarakat dapat hidup normal kembali.

"Tapi jangan kita terlalu berharap semua bisa sekejap. Saya sudah katakan berkali-kali, saya tidak punya tongkat Nabi Musa, tapi semua bekerja keras," tutur Prabowo.

Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Intens Kunjungi Korban Banjir di Sumatra

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto rutin mengunjungi wilayah terdampak banjir di Sumatera.

Prabowo tercatat telah tiga kali mendatangi Provinsi Aceh untuk meninjau sejumlah kabupaten/kota yang dilanda banjir sebelum melanjutkan kunjungan ke Sumatera Utara.

Pada Jumat (12/12/2025), Prabowo mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Takengon, dan Bener Meriah usai kembali dari kunjungan luar negeri. Keesokan harinya, Sabtu (13/12/2025), ia meninjau Kecamatan Tanjung Pura di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Hari ini adalah hari kedua Bapak Presiden berada di daerah Sumatera Utara. Kemarin beliau mengunjungi Aceh, ke daerah Aceh Tamiang, kemudian Takengon, kemudian Kabupaten Bener Meriah. Hari ini, Beliau berkunjung ke Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Jadi ini adalah kunjungan kesekian kalinya bagi Bapak Presiden,” kata Prasetyo di Langkat dalam video keterangan pers, Sabtu (13/12/2025).

Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo ingin memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak bencana serta memastikan proses penanganan berlangsung cepat dan tepat.

"Untuk memastikan Beliau memberikan support, memberikan dorongan moril kepada saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana dan sekaligus memastikan penanganan, proses untuk dipercepat,” ujarnya.

Infografis Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya