Penilaian Eks Kapten Man United: Kobbie Mainoo Layak Singkirkan Casemiro dari Lini Tengah

Kobbie Mainoo sulit menembus tim utama Man United. Paul Ince menilai ia sebenarnya layak menggantikan Casemiro.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 13 Desember 2025, 08:30 WIB
Sebagai salah satu klub yang memiliki akademi pemain muda terbaik di Eropa, Manchester United telah banyak mengorbitkan para alumnus akademinya untuk bermain di tim senior. Seperti pada musim 2023/2024, tercatat ada beberapa pemain hasil didikan akademi Setan Merah yang menghuni skuad MU musim ini untuk bermain di Premier League. Lima di antaranya telah mencetak gol di Premier League musim ini. Siapa saja? Ini dia daftar kelimanya. (AFP/Ben Stansall)

Liputan6.com, Jakarta - Kobbie Mainoo sedang berada di titik paling rumit sejak menembus tim utama Manchester United. Gelandang muda Inggris itu justru kehilangan tempat di tengah perubahan besar yang terjadi di Old Trafford.

Musim yang diharapkan menjadi panggung pembuktian berubah menjadi periode penuh tanda tanya. Mainoo kesulitan mendapatkan menit bermain di bawah arahan manajer baru, Ruben Amorim.

Situasi ini terasa kontras jika melihat performasinya setahun sebelumnya. Mainoo sempat dipuji sebagai salah satu talenta muda terbaik Inggris dengan kontribusi penting untuk klub dan tim nasional.

Kini, namanya lebih sering muncul di daftar pemain cadangan. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran soal masa depan kariernya, baik di level klub maupun internasional

 


Ince: Mainoo Seharusnya Mengambil Alih Peran Casemiro

Gelandang Manchester United asal Brasil #18, Casemiro, bereaksi di akhir pertandingan final Liga Europa UEFA antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion San Mames, Bilbao, pada 21 Mei 2025. (CESAR MANSO/AFP)

Minimnya kesempatan bermain Mainoo membuat banyak pihak angkat bicara. Salah satunya datang dari Paul Ince yang menilai situasi ini tidak masuk akal jika melihat potensi sang pemain.

Statistik musim ini memperjelas masalah yang dihadapi Mainoo. Dari 15 laga Premier League, ia belum sekalipun menjadi starter dan baru mengoleksi 183 menit bermain.

Di sisi lain, Amorim tetap memberi kepercayaan kepada Casemiro yang dinilai mulai menurun secara fisik. Keputusan tersebut membuat perkembangan Mainoo terhambat di fase penting kariernya.

Berbicara kepada Covers.com, Ince menilai Mainoo seharusnya sudah menggusur Casemiro dari starting XI. "Mengingat tahun lalu Casemiro mendapat tekanan dari para penggemar dan ia jelas semakin menua di lapangan," cetusnya, via Goal.

"saya pikir musim ini akan menjadi musim bagi Mainoo untuk mengambil alih posisinya dan mengukuhkan dirinya di starting line-up sebagai salah satu pemain kunci Amorim. Ia juga akan menyadari bahwa Thomas Tuchel akan memilih skuad Inggris berdasarkan waktu bermain di kompetisi domestik - yang tidak banyak didapatkan Mainoo," sambung Ince.


Scholes Sarankan Mainoo Tinggalkan Old Trafford

Selebrasi gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo setelah mencetak gol keempat ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga pekan ke-22 Premier League 2023/2024 di Molineux Stadium, Wolverhampton, Kamis (1/2/2024). (PA via AP Photo/Bradley Collyer)

Kritik terhadap penanganan Mainoo juga datang dari Paul Scholes. Legenda United itu menilai bakat sebesar Mainoo tidak pantas terus menghangatkan bangku cadangan.

Scholes melihat situasi ini berbahaya bagi perkembangan sang gelandang. Terlebih, Mainoo berada di usia krusial yang membutuhkan kepercayaan dan kontinuitas bermain.

Menurut Scholes, jika ada klub besar lain yang siap memberi peran penting, Mainoo seharusnya mempertimbangkan langkah tersebut. Keputusan itu dinilai lebih baik ketimbang bertahan tanpa kepastian di United.

"Saya sebenarnya benci melihat pemain didikan klub ini pergi dari klub, namun saya rasa pergi dari United adalah yang terbaik untuknya saat ini. Ia sudah cukup mendapatkan perlakuan seperti itu," tulis Scholes di Story Instagram miliknya.

(Goal/Instagram)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya