Pembangunan Pipa Gas Riau-Sumut Dibiayai APBN

Jalur jaringan pipa gas ini, direncanakan akan melintasi 33 titik di wilayah Sumatera Utara yang tersambung langsung dari Provinsi Riau.

oleh Tim BisnisDiterbitkan 11 Desember 2025, 19:18 WIB
Pipa Gas. (Dok PGN)

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan jalur pipa gas yang akan menghubungkan Riau-Sumatera Utara (Sumut) dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jalur pipa ini, akan melintasi 33 titik di wilayah Sumatera Utara yang tersambung langsung dari Provinsi Riau.

"Proyek tersebut merupakan upaya percepatan yang dibiayai APBN," tegas Inspektur Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM Gobmar Baringbing melansir Antara, Kamis (11/12/2025).

Ia mengatakan, proyek ini didesain sebagai rancang bangun dengan pembangunan yang sudah dimulai sejak 2023.

"Ini merupakan proyek strategis nasional. Karena itu, memerlukan kecepatan agar ekonomi tumbuh dampak jaringan gas, dan tentunya manufaktur juga akan tumbuh," jelasnya.

Gobmar menyebutkan pelaksanaan proyek pembangunan jalur pipa gas Riau - Sumut ini tinggal menunggu proses lelang.

"Kita targetkan pada 2027–2028, pengembangan ekonomi di Sumatera Utara dan Riau dapat terealisasi," kata dia.

Sedangkan koneksi jaringan pipa ini, tutur Gobmar, nantinya akan menghubungkan gas di Sumatera bagian utara dengan Jawa bagian timur.

"Di 2027, ditargetkan jaringan gas Sumatera - Jawa sudah terhubung, dan pada 2028 produksi gas Andaman ikut masuk ke jaringan," jelas Gobmar.

 

Manfaatkan Ruas Tol

Petugas mengecek instalasi pipa metering regulating station PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) di PT Lion Metal Works di Jakarta, (28/10/2015). PGN berkomitmen memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor Industri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pihaknya juga akan memanfaatkan ruas jalan tol dan jalan nasional dengan mekanisme sewa, sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan baru.

Proyek tersebut melibatkan 11 kabupaten/kota, baik di Riau maupun Sumatera Utara yang memerlukan dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Ditjen Migas Kementerian ESDM telah menggelar focus group discussion di Riau dan Kota Medan, Sumatera Utara, serta telah menunjuk PT Sucofindo (Persero) sebagai pengawas.

"Intinya kami meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk merekomendasikan dukungan pada pembangunan ini nantinya. Ini juga merupakan program bapak Presiden dalam ketahanan energi," tegas Gobmar.

Atasi Kelangkaan Energi

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap menegaskan, Pemprov Sumut menyambut positif rencana pembangunan jalur pipa gas Riau - Sumut ini.

"Proyek strategis nasional ini dinilai penting mengatasi kelangkaan energi sekaligus mendorong penguatan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi daerah," tutur dia.

Menurutnya, pembangunan pipa gas Riau - Sumut menjadi solusi penting, terutama setelah gangguan pasokan energi akibat bencana alam beberapa waktu lalu.

"Pembangunan jalur pipa gas ini memang sudah harus dilaksanakan di Sumut. Pastinya akan membangkitkan ekonomi Sumut, karena kebutuhan energi akan terpenuhi," ucap Sulaiman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya