Liputan6.com, Moskow - Dalam upaya memperkuat perlindungan dari serangan drone First-Person View (FPV), sebuah perusahaan Rusia telah mematenkan sistem pertahanan baru terhadap kendaraan tempur berupa tank yang tampak seperti bunga dandelion raksasa. Karena bentuknya yang unik, banyak yang menyebutnya sebagai "sistem anti-drone dandelion" di media sosial.
Konsep pertahanan yang melindungi tank ini dengan memasang puluhan batang logam bercabang di seluruh permukaannya. Batang-batang fleksibel tersebut saling terhubung dengan pengait yang mudah dilepas. Fungsi terpenting dari puluhan batang untuk membuat drone musuh meledak sebelum sempat menyentuh badan tank, dilansir dari Oddity Central, Kamis (11/12/2025).
Advertisement
Seorang pengguna X (Twitter), AndreiBtvt, menjelaskan struktur sistem yang melindungi badan tank. Menurutnya, batang-batang dandelion mirip seperti pohon pinus terbalik yang terdiri dari beberapa tingkatan. Di bagian atas dipasang dengan batang-batang tipis, sedangkan di bagian bawah batangnya lebih tebal.
Setiap tingkatan baik di bagian atas maupun di bawah memiliki panjang yang juga berbeda, di mana menyesuaikan bentuk dan fungsi terhadap sistem pelindung. Semakin ke atas, jumlah batangnya semakin banyak dan rapat yang dapat terlihat jelas mirip seperti bunga dandelion sedang mekar.
Meski ide ini sangat futuristik dengan kecanggihan dari perkembangan teknologi masa kini, beberapa ahli menduga jika percobaan sistem akan diuji langsung oleh pasukan Rusia. Sistem yang hanya dapat melindungi dari drone FPV juga masih dalam pengembangan agar mampu menghadapi lebih banyak jenis ancaman.