Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Digital BCA (BCA Digital) mengumumkan kemitraan strategis dengan Kredivo dan perusahaan saudaranya, KrediFazz, melalui skema pendanaan channeling. Kolaborasi ini hadir untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau, terutama di kota-kota tier-2 dan tier-3.
Direktur Utama BCA Digital, Lanny Budiati, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas layanan pembiayaan ritel yang inklusif.
Advertisement
“Sebagai bank digital yang berkomitmen menghadirkan solusi keuangan inovatif dan berbasis digital, BCA Digital yang berkolaborasi dengan Kredivo merupakan salah satu langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan ritel yang inklusif, dan menjangkau masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).
Kolaborasi ini juga mencerminkan misi bersama untuk mempercepat inklusi keuangan nasional. BCA Digital mencatat pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 63% secara tahunan (YoY) pada Juni 2025.
Sementara itu, Kredivo menorehkan pertumbuhan CAGR lebih dari 35% dalam empat tahun terakhir, dengan rata-rata penggunaan lebih dari empat kali per bulan. Pertumbuhan solid ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan digital yang mudah diakses namun tetap aman.
Pembiayaan di Kota Tier-2 dan 3
Meski tumbuh pesat, baik BCA Digital maupun Kredivo tetap menjaga kualitas kredit dengan tingkat NPL di bawah rata-rata industri. Hal ini menjadi bukti kuatnya manajemen risiko kedua perusahaan dalam menghadirkan akses kredit yang sehat dan berkelanjutan.
Kemitraan ini juga bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui kerja sama ini, BCA Digital dan Kredivo menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya nasional meningkatkan akses keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi masyarakat di berbagai wilayah.
Co-Founder & President Director Kredivo Indonesia, Umang Rustagi, mengatakan, kepercayaan BCA Digital semakin memperkuat posisi strategis Kredivo dalam memperluas akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan terjangkau secara inklusif.
Ia menambahkan bahwa channeling ini akan meningkatkan pembiayaan di kota-kota tier-2 dan 3, terutama untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Memperkuat Ekosistem Pembiayaan Digital
Umang juga menegaskan bahwa sinergi ini menjadi bagian dari misi besar Kredivo dalam membangun ekosistem kredit digital yang inklusif dan berkelanjutan, dengan target melayani hingga 20 juta pengguna di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Tren pertumbuhan layanan PayLater turut memperkuat dasar kolaborasi ini. Berdasarkan data OJK, penyaluran PayLater oleh perusahaan pembiayaan mencapai Rp 10,31 triliun pada September 2025, melonjak 88,65% YoY. Angka tersebut menegaskan bahwa permintaan masyarakat terhadap layanan kredit digital terus meningkat seiring perubahan pola konsumsi dan akselerasi digitalisasi.
Fenomena ini juga memperlihatkan peran penting Kredivo dan BCA Digital dalam menjawab kebutuhan keuangan masyarakat melalui layanan yang fleksibel, aman, dan terjangkau. Dengan sinergi ini, kedua perusahaan semakin memperkuat ekosistem pembiayaan digital yang mendukung pertumbuhan industri keuangan secara sehat dan berkelanjutan.