DPRD DKI Jakarta Galang Donasi Bencana Sumatra, ASN-Warga Jakarta Bisa Ikut Nyumbang

Yudha menyebut, langkah ini menjadi wadah kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap sesama masyarakat yang sedang mengalami musibah.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 08 Desember 2025, 18:02 WIB
DPRD DKI Jakarta akan menggalang donasi bagi korban bencana Sumatra. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggalang donasi bagi korban bencana Sumatra. Penggalangan dana akan dilakukan melalui pelaksanaan Badan Kehormatan (BK) Award 2025 yang rencananya akan digelar pada Sabtu 13 Desember 2025.

Menurut Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana momentum penghargaan BK tahun ini diarahkan untuk memperkuat kepedulian sosial. Mengingat saat ini kondisi masyarakat di Sumatra kesulitan karena bencana.

“Di tengah duka yang dialami saudara-saudara kita di Sumatra, DPRD DKI Jakarta tidak boleh hanya menjadi lembaga penilai kinerja. Kami harus hadir, peduli, dan bertanggung jawab secara moral untuk membantu mereka,” kata Yudha di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/12/2025).

Yudha menyebut, langkah ini menjadi wadah kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap sesama masyarakat yang sedang mengalami musibah. Dia menyebut, penggalangan dana ini terbuka bagi semua elemen masyarakat di DKI Jakarta, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Harapannya ini bisa menjadi tempat buat warga Jakarta dan seluruh anggota dewan dan seluruh ASN yang ada di Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan donasi sebesar-besarnya,” ucap dia.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak dilakukan untuk membandingkan siapa yang memberikan bantuan dana paling besar. Oleh karena itu, dia meminta seluruh pihak agar dapat menjaga esensi penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian, bukan ajang pamer.

“Harap diingat, penggalangan donasi itu bukan ajang untuk unjuk diri, siapa lebih besar, siapa lebih kecil. Kita enggak mau menilai berapa. Ada yang mau menyumbang Rp 10 ribu, Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, bahkan Rp 1.000 pun kami terima,” ucapnya.

 

Dilakukan Sukarela

Warga desa memotong kayu-kayu yang hanyut oleh banjir bandang di Garoga, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis 4 Desember 2025. Banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang terjadi pada akhir November 2025 lalu membawa serta kayu-kayu gelondongan dalam jumlah besar. (YT HARIONO/AFP)

Yudha menyatakan bahwa penggalangan dana ini dilakukan secara sukarela. Penggalangan donasi dipastikan bakal menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Nantinya, lanjut dia seluruh dana yang terhimpun akan disalurkan sepenuhnya kepada para penyintas bencana di Sumatra melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

“Penggalangan donasi dilakukan secara sukarela dan akan disalurkan melalui BPBD DKI Jakarta untuk memastikan bantuan tepat sasaran. DPRD DKI berharap langkah ini dapat memberikan manfaat ganda yakni, mengapresiasi kinerja sekaligus menyalakan kepedulian terhadap korban bencana,” ujar dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya