Liputan6.com, Jakarta - PB Akuatik Indonesia resmi melepas total 68 atlet ditambah 32 ofisial ke SEA Games 2025.
Sebagaimana diketahui, ajang olahraga multievent terakbar Asia Tenggara itu bakal digelar di Thailand mulai 9-20 Desember mendatang.
Advertisement
Akuatik Indonesia menempatkan atlet-atletnya dalam 5 cabang olahraga, dengan rincian 22 renang, 28 polo air, 4 open water swimming, 4 loncat indah, dan 10 renang artistik.
Ini menandai skuad terbesar dalam sejarah keikutsertaan akuatik Indonesia di SEA Games. Para atlet diharapkan mampu setidaknya mempertahankan prestasi meraih 3 emas saat edisi Kamboja 2023.
"Tahun ini, akuatik Indonesia akan mengirim 5 cabang, total 68 atlet dan 32 ofisial. Dilihat dari jumlah atlet (kontingen Indonesia) yang 1.021 akan terbang memperjuangkan nama bangsa di Thailand, tentu ini adalah kontingen yang besar sekali dan tanggung jawabnya besar," ujar Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Bakrie dalam acara pelepasan yang digelar di The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (6/12/2025).
"Di masa lalu kita dapatkan 7 medali: 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Tahun ini kita perjuangkan supaya dapat lebih lagi, apalagi Bapak Presiden menaikkan bonus atlet (menjadi Rp1 miliar untuk peraih emas)," tambah dia.
Berangkat Terpisah
Terkait waktu keberangkatan, kelima cabang olahraga akuatik akan bertolak ke Thailand secara terpisah, bergantung jadwal kompetisi masing-masing.
Wakil Ketua Umum 1 Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science yang sekaligus menjadi Manajer Timnas Akuatik Wisnu Wardhana mengungkap, skuad renang bersama renang artistik akan berangkat pertama pada Senin (8/12/2025) hingga ditutup loncat indah pada 15 Desember mendatang.
"Untuk keberangkatan, renang dan renang artistik akan berangkat 8 Desember, polo air berangkat 13 Desember, dan tim loncat indah akan berangkat tanggal 15 Desember. Open water juga berangkat 13 Desember," jelasnya pada Sabtu (6/12/2025).
Optimistis Sumbang Emas
Chef de Mission (CdM) SEA Games 2025 Bayu Priawan Djokosoetono optimistis cabor akuatik bakal menjadi penyumbang emas buat kontingen Indonesia.
Hal itu lantaran sejak dari pelatnas, para atlet telah menunjukkan disiplin tinggi serta semangat besar menyambut ajang multievent Asia Tenggara di Thailand.