Harga Perak Antam Hari Ini 6 Desember 2025 Lebih Mahal Rp 700, Sentuh Level Segini

Berlawanan dengan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam), harga perak Antam melesat signifikan pada Sabtu, (6/12/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 06 Desember 2025, 12:50 WIB
(Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melesat pada perdagangan Sabtu, (6/12/2025). Penguatan harga perak Antam ini berbeda dengan harga emas Antam.

Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 700 menjadi Rp 36.295 pada akhir pekan ini. Sebelumnya, harga perak Antam tembus Rp 35.595.

Spesifikasi Jenis Perak di Antam

Berikut spesifikasinya:

Perak Batangan 250 gram

Perak batangan (silver bar) 250 gram hadir dalam bentuk minting dengan finishing halus yang dapat digunakan sebagai alternatif instrumen investasi selain emas.

Berat 250 gram

Kemurnian 99.95%

Tebal 7.3 mm

Dimensi 38 x 86 mm

 

Perak Batangan 500 gram

Perak batangan (silver bar) 500 gram hadir dalam bentuk klasik dengan finishing halus yang dapat digunakan sebagai alternatif instrumen investasi selain emas.

Berat 500 gram

Kemurnian 99.95%

Tebal 8.5 mm

Dimensi 38 x 86 mm

 

Perak Butiran Murni 99,95%

Perak butiran (silver granules) dihasilkan melalui proses pemurnian dan granulasi. Terdapat pilihan berat 1 Kilogram, 5 kilogram dan 10 Kilogram dengan kemurnian 99,95% dan ukuran 2 mm - 5 mm.

 

Harga Perak Dunia

Mengutip CNBC, perak naik 2,6% menjadi USD 58,59 per ounce, melonjak 4% dalam sepekan, setelah menyentuh rekor USD 59,32 sebelumnya.

"(Perak) mengikuti jejak emas dan banyak investor masih yakin bahwa perak relatif murah," kata Global Head of Commodity Strategy TD Securities, Bart Melek.

Ia menuturkan, defisit struktural dan meningkatnya permintaan elektrifikasi sebagai faktor pendukung.

Logam putih ini telah menguat 98% sepanjang tahun ini, didorong oleh defisit pasokan dan masuknya logam mulia ke dalam daftar mineral penting AS.

Platinum stabil di USD 1.646,10, sementara paladium naik 0,3% menjadi USD 1.453,39.

Harga Emas Dunia

Seorang pelanggan memegang perhiasan emas selama festival Hindu 'Akshaya Tritiya', hari keberuntungan dalam kalender Hindu untuk membeli barang-barang berharga, di ruang pamer perhiasan di Chennai, India, Selasa (3/5/2022). Membeli emas adalah kegiatan yang populer di Akshaya Tritiya, karena ini adalah simbol utama kekayaan dan kemakmuran. (Arun SANKAR / AFP)

Sebelumnya, harga emas dunia menguat pada perdagangan Jumat, 5 Desember 2025. Kenaikan harga emas didorong meningkatnya harapan penurunan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral AS pekan depan. Di sisi lain, harga perak melonjak ke level tertinggi.

Mengutip CNBC, Sabtu (6/12/2025), harga emas di pasar spot naik 1% menjadi USD 4.212,16 per ounce. Namun, harga emas berada di jalur untuk penurunan mingguan sebesar 0,4%. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari stabil di USD 4.243 per ounce.

“Pasar semakin yakin bank sentral akan memangkas (suku bunga) dan sebagai respons terhadap hal itu, kami melihat dolar AS sedikit melemah dan itu menguntungkan emas,” ujar Global Head of Commodity Strategy TD Securities, Bart Melek.

 

 

Data Ekonomi AS

Seorang penjual berjalan melewati kalung emas yang dipajang selama festival Hindu 'Akshaya Tritiya', hari keberuntungan dalam kalender Hindu untuk membeli barang-barang berharga, di ruang pamer perhiasan di Chennai, India, Selasa (3/5/2022). Membeli emas adalah kegiatan yang populer di Akshaya Tritiya, karena ini adalah simbol utama kekayaan dan kemakmuran. (Arun SANKAR / AFP)

Data ekonomi AS menunjukkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti naik 0,3% pada September, dengan kenaikan tahunan melambat menjadi 2,8% dari 2,9% pada Agustus. Hal ini menyusul data penggajian swasta yang mengungkapkan penurunan tertajam dalam lebih dari dua setengah tahun bulan lalu.

Komentar dovish dari beberapa pejabat The Fed semakin memicu ekspektasi pelonggaran moneter. Alat FedWatch CME menunjukkan probabilitas 87,2% penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed 9-10 Desember.

COO di Allegiance Gold, Alex Ebkarian menuturkan, emas diproyeksikan diperdagangkan antara USD 4.200 dan USD 4.500 tahun ini, dan antara USD 4.500 dan USD 5.000 tahun depan, tergantung pada keputusan The Fed.

Sementara itu, permintaan emas fisik di India dan Tiongkok menurun minggu ini karena pembeli menunggu koreksi harga spot.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya