Australia Sepakati Bantuan Militer Senilai Rp1 Triliun Lebih untuk Ukraina

Bantuan militer Australia ke Ukraina mencakup radar pertahanan udara taktis, amunisi, dan peralatan rekayasa tempur.

oleh Tim GlobalDiterbitkan 05 Desember 2025, 12:04 WIB
Invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 memicu konflik Eropa terbesar sejak Perang Dunia II. (Genya SAVILOV/AFP)

Liputan6.com, Canberra - Australia pada Kamis (4/12/2025) mengumumkan paket bantuan militer baru untuk Ukraina senilai 95 juta dolar Australia (1 dolar Australia = Rp10.938) atau setara Rp1,039 triliun yang mencakup material dan peralatan pertahanan.

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles dalam sebuah pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan Menteri Industri Pertahanan Australia Pat Conroy mengatakan bahwa paket baru tersebut akan meningkatkan total bantuan Australia kepada Ukraina menjadi lebih dari 1,7 miliar dolar Australia, dikutip dari laman Antara News, Jumat (5/12).

Dukungan berupa bantuan militer baru itu akan terdiri dari kontribusi 50 juta dolar Australia untuk daftar kebutuhan Ukraina yang diprioritaskan dari NATO, di mana Ukraina mendapat pasokan peralatan penting serta 43 juta dolar Australia untuk material dan peralatan Angkatan Pertahanan Australia (Australian Defense Force/ADF).

Peralatan ADF akan mencakup radar pertahanan udara taktis, amunisi, dan peralatan rekayasa tempur.

Tambahan 2 juta dolar Australia akan diberikan oleh Australia kepada Drone Capability Coalition, yang menyediakan teknologi drone canggih bagi Ukraina.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya