Liputan6.com, Jakarta - Spekulasi soal masa depan Sergio Ramos kembali mencuat dalam sepekan terakhir. Bek ikonik Spanyol berusia 39 tahun itu disebut-sebut tengah mencari pelabuhan baru menjelang berakhirnya kontraknya bersama klub Liga MX, Monterrey. Sejumlah laporan mengklaim bahwa nama Ramos telah ditawarkan ke beberapa klub top Eropa secara gratis.
Salah satu klub yang kemudian dikaitkan adalah AC Milan. Pengalaman Ramos sebagai mantan kapten Real Madrid serta rekam jejaknya sebagai salah satu bek terbaik di generasinya membuat rumor tersebut cepat menarik perhatian publik. Namun, kabar terbaru justru menyebut bahwa Milan tidak tertarik untuk melanjutkan pembicaraan.
Advertisement
Menurut laporan jurnalis transfer Matteo Moretto melalui MilanPress, manajemen Rossoneri belum melihat Ramos sebagai opsi yang realistis, terlebih setelah mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan finansial.
Sikap Milan
Keterkaitan Ramos dengan Milan tak bisa dilepaskan dari sosok Luka Modric. Gelandang Kroasia itu, yang juga mantan rekan setim Ramos di Real Madrid, tengah tampil gemilang bersama Rossoneri meski sudah menginjak usia 40 tahun.
Kehadiran Modric di San Siro sempat memunculkan anggapan bahwa Milan kini lebih berani mendatangkan pemain veteran yang masih mampu memberi dampak besar.
Modric terbukti tetap menjadi figur sentral di lini tengah, menjaga ritme, mengatur permainan, bahkan beberapa kali tampil penuh sebagai bukti kualitas stamina dan kebugarannya.
Kondisi inilah yang kemudian memicu bayangan reuni Modric–Ramos di Serie A. Namun, tampaknya skenario itu tidak akan terwujud.
Milan Mundur Pelan-Pelan
Meski Milan memang membutuhkan tambahan tenaga di sektor bek tengah, klub tidak bersedia mengakomodasi permintaan gaji Ramos yang disebut cukup besar.
Faktor inilah yang diyakini menjadi alasan utama Rossoneri menghindari negosiasi lebih lanjut.
Dengan demikian, Ramos diperkirakan akan mencari opsi lain untuk melanjutkan kariernya, sementara Milan fokus pada target yang lebih sesuai dengan kebijakan finansial serta kebutuhan jangka panjang tim.
Sumber: Football Italia