Skuad Real Madrid Kacau: 6 Pemain Masuk Grup Anti-Xabi Alonso, Siapa Saja Mereka?

Real Madrid mulai mengalami performa mengecewakan, sehingga situasi tersebut meningkatkan tekanan pada Xabi Alonso, yang baru ditunjuk pada bulan Juni.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 05 Desember 2025, 17:00 WIB
Jude Bellingham bersama pelatih Real Madrid, Xabi Alonso di ajang Liga Champions 2025/2026. (Thomas COEX / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid menghadapi ancaman perpecahan di ruang ganti hanya beberapa bulan setelah Xabi Alonso mengambil alih klub raksasa Spanyol itu. Sejumlah pemain dilaporkan sudah merasa tidak senang dengan kepemimpinan Alonso.

Kekacauan ini terlihat setelah Madrid mengalami performa mengecewakan. Usai mengawali Liga Spanyol dengan baik, langkah mereka mulai tersendat dalam beberapa pekan terakhir, imbang tiga pertandingan berturut-turut.

Kehilangan banyak poin membuat mereka menyerahkan posisi puncak kepada juara bertahan Barcelona. Situasi tersebut meningkatkan tekanan pada Alonso, yang baru ditunjuk pada bulan Juni.

Menjelang laga tandang ke Bilbao, Rabu lalu, Alonso menegaskan bahwa ia telah melakukan pembicaraan positif dengan presiden klub Florentino Perez untuk membalikkan keadaan.

Namun, muncul laporan yang menunjukkan adanya peningkatan ketegangan di ruang ganti Real Madrid. Dikutip dari acara radio Spanyol El Partidazo de COPE, kemungkinan ada enam pemain yang tidak puas dengan manajemen Alonso.

Kelompok pemain tersebut kabarnya mencakup Fede Valverde, Vinicius Jr., Rodrygo, Brahim Diaz, Endrick, dan Ferland Mendy. Eduardo Camavinga juga "bingung" tentang perannya di dalam skuad, dengan pemain Prancis itu menerima waktu bermain lebih sedikit dari yang diharapkan.


Pemain Paling Berharga di Dunia

Xabi Alonso memberikan instruksi pada skuad Real Madrid di laga lawan Elche di pekan ke-13 La Liga 2025/2026 di Manuel Martinez Valero Stadium, Senin (24/11/2025). (AP Photo/Alberto Saiz)

Vinicius Jr. adalah nama besar yang disebut-sebut sebagai bagian dari kelompok yang frustrasi dengan Alonso. Pemain Brasil itu kesulitan beradaptasi karena tidak menjadi fokus utama di lini serang musim ini, setelah Kylian Mbappe datang sebagai bintang utama.

Pemain Prancis itu saat ini merupakan salah satu pemain dengan performa terbaik di Eropa dan telah mencetak 23 gol dalam 19 pertandingan untuk Real Madrid musim ini. Sementara itu, Vinicius hanya mencetak lima gol dalam jumlah pertandingan yang sama.

Meskipun pemain sayap Brasil itu gagal mencapai performa terbaiknya seperti musim-musim sebelumnya, ia tetap menjadi salah satu anggota skuad paling berharga di dunia. Kontraknya saat ini di Bernabeu berlaku hingga musim panas 2027 dan Madrid membuka negosiasi dengan kubunya di akhir musim lalu.


Kelompok Pemain Pendukung Xabi Alonso

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi saat timnya berhadapan dengan Real Sociedad pada pekan 4 Liga Spanyol 2025/2026, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Menurut The Athletic, ia ditawari gaji 17,5 juta pounds per tahun, tetapi perwakilannya menginginkan sekitar 26 juta pounds. Vinicius juga tidak berniat memperbarui kontraknya karena hubungannya dengan Alonso masih tegang.

Meskipun demikian, Cope melaporkan bahwa sejumlah pemain lain tetap berkomitmen penuh kepada sang manajer. Kelompok tersebut termasuk Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Thibaut Courtois, Arda Guler, dan Mbappe.

Huijsen dan Carreras keduanya direkrut pada musim panas sebagai bagian dari perombakan lini pertahanan Madrid, sementara Courtois, Guler, dan Mbappe telah menunjukkan diri sebagai pemain yang konsisten di awal masa jabatan Alonso.


Hubungan Alonso dengan Bellingham Kurang Baik

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berbicara dengan para pemainnya dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Al Hilal di Miami Gardens, Florida, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Situasi yang melibatkan Jude Bellingham dan Trent Alexander-Arnold masih belum jelas, tetapi ada laporan terbaru tentang hubungan yang retak dengan Bellingham.

Namun, Alonso menepis klaim tersebut, menekankan pentingnya membantu sang gelandang menemukan kembali performa terbaiknya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya