Ada Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini, Catat Lokasinya

Kasi Humas Polres Metro Jakpus, Iptu Ruslan Basuki, mengatakan total 1.365 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 03 Desember 2025, 09:25 WIB
Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN) demo di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (12/5/2022). Aksi tersebut untuk memperingati May Day serta menolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 dan meminta klaster ketenagakerjaan kembali ke substansi UU Nomor 13 Tahun 2003. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta- Sejumlah elemen buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik wilayah Jakarta Pusat pada Rabu, (3/12/2025). Polisi pun menyiapkan personel guna mengawal aksi unjuk rasa berjalan aman dan tertib.

Kasi Humas Polres Metro Jakpus, Iptu Ruslan Basuki, mengatakan total 1.365 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa.

"Pelayanan aksi unjuk rasa 1.365 personel," kata dia dalam keteranganya, Rabu.

Sejumlah titik dipetakan sebagai lokasi berkumpulnya massa dari berbagai federasi serikat pekerja.

Demo di Monas sampai Depan Sahid Sudirman Center

Di Silang Selatan Monas misalnya. Di lokasi ini aksi digelar oleh Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta, bersama sejumlah elemen buruh lainnya.

Tak cuma itu, massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Mandiri Regional Jabodetabek dijadwalkan menggelar aksi di depan Kantor PT Agung Mandiri Lestari atau Sahid Sudirman Center.

Selain itu, di Kantor PT Kerta Gaya Pusaka, Jalan A.M. Sangadji, aksi juga digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) DKI Jakarta.

Ruslan menegaskan pengamanan dilakukan persuasif. “Silakan berorasi dengan tertib. Jangan memprovokasi, jangan melawan petugas. Hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum,” ujarnya.

Dia menambahkan, menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga, tapi harus dilakukan secara damai. “Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik,” katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya