Bos AI Apple John Giannandrea Mundur, Ini Sosok Penggantinya

Apple melakukan perombakan divisi kecerdasan buatan (AI), usai John Giannandrea mengajukan pengunduran diri. Siapa penggantinya?

oleh Nariza Riskantia HayaDiterbitkan 02 Desember 2025, 18:00 WIB
Logo pada Kantor Apple. (Unsplash/Trac Vu)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala divisi kecerdasan buatan (AI) Apple, John Giannandrea, mengundurkan diri dari jabatannya. Pergantian kepemimpinan ini terjadi di tengah upaya Apple untuk mengembalikan pengembangan Siri yang didukung AI, setelah peluncuran versi terbarunya tertunda awal tahun ini.

Sebagai pengganti, Apple menunjuk Amar Subramanya sebagai Wakil Presiden AI yang baru. Subramanya merupakan sosok berpengalaman, dengan rekam jejak 16 tahun di Google sebelum bergabung dengan Microsoft pada Juli 2025 untuk memimpin divisi AI perusahaan.

Dilansir The Verge, , Selasa (02/12/2025) selama di Apple, Subramanya akan mengawasi pengembangan model AI perusahaan, riset pembelajaran mesin, dan keamanan AI. Giannandrea, yang sebelumnya mengepalai AI dan Pencarian di Google, bergabung dengan Apple pada 2018 untuk membantu asisten suara perusahaan.

Namun pada Maret 2025, Apple menunda peluncuran Siri yang lebih personal, mengakui projek tersebut membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan.

Bloomberg kemudian melaporkan bahwa CEO Apple, Tim Cook, mulai meragukan kemampuan Giannandrea dalam mengoordinasikan tim AI sehingga menunjuk pemimpin Vision Pro, Mike Rockwell, sebagai pengawas proyek.

Meski mundur dari posisi puncak, Gainnandreaa akan tetap bekerja sebagai penasihat sebelum memasuki masa pensiun pada musim semi 2026.

Apple menyatakan pengalaman Subramanya dalam mengintegrasikan riset AI ke dalam produk nyata akan menjadi kunci inovasi perusahaan, terutama dalam pengembangan fitur-fitur Apple Intelligence yang menjadi fokus besar perusahaan ke depan.

Dalam struktur baru ini, Subramanya akan melapor langsung kepada Wakil Presiden Senior perangkat lunak Apple, Craig Federighi.

Apple diperkirakan akan meluncurkan Siri yang telah diperbarui pada musim semi mendatang, dengan laporan dari Bloomberg yang menunjukkan bahwa perusahaan akan mendukung beberapa fitur baru asisten tersebut dengan versi khsuus model AI Gemini milik Google.

“AI telah lama menjadi pusat strategi Apple dan kami senang menyambut Amar ke dalam tim kepemimpinan Craig dan membawa keahlian AI-nya yang luar biasa ke Apple,” ujar Cook dalam pernyataan resmi perusahaan.

Cook juga menegaskan bahwa Federighi memainkan peran sentral dalam mempercepat upaya menghadiri Siri yang lebih personal bagi pengguna pada tahun depan.

Dilansir Apple, langkah-langkah kepemimpinan ini akan membantu Apple terus mendorong batas-batas kemungkinan dengan kontribusi Giannadrea sebagai fondasi, pengawasan Federighi yang diperluas, dan keahlian Subramanya yang mendalam guna memandu teknologi AI generasi berikutnya, Apple siap untuk mempercepat upayanya dalam menghadirkan pengalaman yang cerdas, tepercaya, dan sangat personal.

Perubahan ini menjadi penanda babak baru ambisi Apple dalam membangun pengalaman AI yang lebih cerdas, terpercaya, dan personal bagi pengguna di seluruh dunia.

 

Android 17 akan Jiplak Fitur Universal Cllipboard Milik Apple, Bagaimana Cara Kerjanya?

Google tengah menyiapkan fitur Contacts Picker di Android 17. (Dok:digitaltrends)

Sebelumnya, setelah menghadirkan dukungan Quick Share yang bisa bekerja sama dengan AirDrop milik Apple, Google kembali menyiapkan peningkatan besar pada sistem operasi Android 17.

Perusahaan kini dikabarkan tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna menyalin konten dari ponsel dan menempelkan langsung di perangkat lain yang terhubung. Fitur ini serupa dengan Universal Clipboard yang selama ini menjadi keunggulan Apple.   

Dilansir dari Digital Trends, Minggu (30/11/2025) sebagaimana yang dilaporkan Android Authority, temuan awal dari build pengembangan Android 17 menunjukkan fitur ini sudah diuji coba di balik layar.

Meskipun Google belum mengumumkannya, dasar-dasar dalam berkas sistem menunjukkan adanya peningkatan lintas-perangkat signifikan yang akan segera hadir.

Temuan Awal di Android 17

Pengembang menemukan referensi terhadap komponen baru bernama Universal Clipboard Manager pada kode Android 17.

Berkas tersebut berada di bawah android.companion.datatransfer.continuitynamespace yang memberi petunjuk fitur ini dirancang untuk sinkronisasi antar perangkat. 

Implementasi awal tampaknya memprioritaskan transfer teks, dengan kemungkinan perluasan ke format lain di tahap berikutnya.

Mekanisme kerja fitur ini memanfaatkan clipboard listener bawan Android serta layanan Google Play untuk mengirimkan data papan klip ke perangkat yang terhubung.

Ketika fitur ini hadir, Universal Clipboard akan menutup celah yang selama ini menghambat produktivitas pengguna Android. Saat ini, proses ke komputer sering kali membutuhkan perantara, mulai dari mengirim pesan ke diri sendiri, email, hingga aplikasi pihak ketiga.

Dengan fitur sinkronisasi bawaan, Android dapat menghadirkan kontinuitas nyata di seluruh perangkat, setara dengan pengalaman yang sudah dinikmati pengguna iOS selama bertahun-tahun.

Apple Siapkan Fitur Berbasis Satelit di iPhone, untuk Lihat Peta hingga Kirim Foto?

Ilustrasi Apple (AP Photo/Mark Lennihan)

Apple dikabarkan sedang menyiapkan serangkaian fitur baru berbasis satelit untuk iPhone. Sebelumnya Apple menghadirkan layanan pesan darurat, panggilan ke layanan penyelamatan, dan bantuan jalan darurat melalui koneksi satelit. Namun, perusahaani disebut akan meningkatkan kemampuan secara signifikan.

Dilansir Tech Crunch, Minggu (30/11/2025), menurut laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, Apple saat ini mengembangkan sejumlah fitur baru yang memanfaatkan konektivitas satelit.

Salah satunya adalah Application Programming Interface (API) yang memungkinkan pengembang aplikasi pihak ketiga menambahkan dukungan koneksi satelit ke dalam aplikasi mereka.

Selain itu, Apple juga menyiapkan versi Apple Maps yang dapat digunakan tanpa jaringan seluler maupun Wi-Fi.

Fitur lain yang sedang digarap meliputi pengiriman foto melalui pesan berbasis satelit. Juga peningkatan kemampuan koneksi agar lebih “alami”, di mana pengguna tetap bisa terhubung ke satelit tanpa harus mengarahkan ponsel langsung ke langit.

Rangkaian pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan kegunaan iPhone di wilayah tanpa jangkauan jaringan seluler. Selain itu, laporan dari The Information menyebutkan Apple juga meneliti teknologi yang dapat menghubungkan jaringan 5G ke satelit.

Menurut Gurman, fitur dasar akan tersedia secara gratis, sementara dukungan lanjutan kemungkinan akan memerlukan biaya tambahan melalui operator telekomunikasi.

Selain itu, mitra satelit Apple, Globalstar dilaporkan perlu meningkatkan infrastrukturnya untuk mendukung peningkatan ini. Apple dikabarkan akan membantu membiayai pengembangan tersebut.

Saat rencana ini terealisasi, iPhone yang akan datang tidak hanya sebatas perangkat komunikasi pintar, tetapi juga alat yang tetap andal di lokasi dan wilayah mana pun

Infografis Akhir Riwayat Ponsel Black Market di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)

Infografis Akhir Riwayat Ponsel Black Market di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya