Menkeu Purbaya Siap Tambah Anggaran Penanganan Banjir Sumatera

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menambah Anggaran Belanja Tambahan (ABT) untuk penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 02 Desember 2025, 10:13 WIB
Tim penyelamat memegang tali dalam upaya mengevakuasi kendaraan dan warga yang terjebak banjir di Padang, Provinsi Sumatera Barat pada Kamis 27 November 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatra Barat melaporkan, total 27.433 warga terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak awal pekan lalu. (REZAN SOLEH/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menambah Anggaran Belanja Tambahan (ABT) untuk penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera. Dia mengatakan, BNPB tinggal mengajukan kepada Kemenkeu tambahan anggaran operasional jika dana yang tersedia mulai menipis.

“Kalau nanti butuh dana tambahan, kita siap juga menambah dan sudah ada di anggarannya,” ujar Purbaya saat ditemui awak media di Jakarta, Senin malam (1/12).

Purbaya mengatakan, mekanisme penambahan anggaran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) siap diaktifkan kapan saja sesuai kebutuhan di lapangan. Alokasi tersebut akan diambil dari pos darurat bencana yang memang telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya tidak menyebut angka spesifik mengenai besaran anggaran tambahan yang dapat diberikan karena bergantung pada asesmen dan permintaan resmi dari BNPB.

Namun, ia memastikan bahwa kapasitas fiskal negara sangat memadai untuk menanggung biaya penanganan bencana tersebut, termasuk jika nantinya ada pengajuan untuk kebutuhan rehabilitasi maupun perlindungan sosial bagi para korban.

“Tergantung pengajuan dari BNPB seperti apa, tapi uangnya cukup,” imbuhnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya bersama tim SAR gabungan masih melakukan pendataan serta upaya evakuasi warga yang terjebak banjir. Petugas juga berusaha membuka jalur alternatif terkait jembatan nasional yang rusak. Tampak foto udara menunjukkan sebuah ekskavator sedang membersihkan lumpur dari banjir bandang di jalan utama yang menghubungkan Aceh dan Sumatera Utara di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, pada Jumat 28 November 2025. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

BNPB Pegang Dana Siap Pakai

Selain itu, kata Purbaya, saat ini BNPB masih memegang dana siap pakai (DSP) dalam jumlah yang cukup aman untuk operasional tanggap darurat.

"Di BNPB masih ada sekitar Rp500 miliar lebih (dana) di BNPB yang siap (untuk dipakai)," papar dia.

Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebelumnya melaporkan hingga Senin (1/2) terdapat total 33.620 warga terdampak, 447 korban meninggal, dan 399 orang masih hilang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33.173 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya