Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) secara resmi menandatangani Kesepakatan Bersama tentang pendaftaran dan pengelolaan nama domain tingkat tinggi geografis .Bali.
Peluncuran domain .Bali merupakan langkah strategis Bali dalam menancapkan kedaulatan identitas digitalnya di panggung nasional dan internasional.
Advertisement
Langkah ini dipandang sebagai pembuka era baru pemanfaatan teknologi internet yang lebih aman, berdaulat, dan berkarakter, selaras dengan jati diri Pulau Dewata.
Ketua PANDI, John Simanjuntak, menegaskan pentingnya domain geografis dalam ekosistem digital global.
“Dalam konteks global, nama domain tingkat tinggi geografis telah menjadi simbol identitas daerah dan sarana memperkuat posisi suatu wilayah di ruang digital,” ujar John Simanjuntak dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
Sebagai contoh, kota-kota besar dunia seperti .tokyo, .paris, atau .nyc memanfaatkan domain geografis untuk meningkatkan visibilitas brand dan mendukung sektor ekonomi.
Ia menambahkan bahwa kehadiran .Bali akan membawa nilai lebih, mengingat Bali tidak hanya sekadar wilayah geografis, tetapi juga representasi budaya, pariwisata, dan kreativitas yang telah diakui secara global.
“Identitas digital ini akan menjadi wadah resmi yang mempersatukan narasi Bali dalam bentuk yang modern dan mudah diakses masyarakat luas,” ucap John.
Tahap Persiapan Menuju ICANN
Kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ini merupakan puncak dari rangkaian penjajakan panjang antara Pemprov Bali dan PANDI.
Sebelumnya, PANDI juga telah bekerja sama dengan Universitas Udayana dalam kajian teknis terkait Second-Level Domain Label Generation Rules Aksara Bali yang menghasilkan penggunaan ᬩᬮᬶ.id.
Penjajakan dengan Pemprov Bali sendiri mencakup penyusunan konsep tata kelola, analisis regulasi, serta pembahasan skema pendanaan dan operasional jangka panjang. Proses ini dilakukan sejak awal pembukaan peluang pendaftaran ICANN New gTLD yang dijadwalkan pada April 2026.
ICANN atau Internet Corporation for Assigned Names and Numbers adalah organisasi nirlaba global yang bertugas mengelola dan mengoordinasikan pengoperasian internet agar tetap aman dan stabil.
Ruang lingkup kerja sama mencakup persetujuan resmi penggunaan nama Bali untuk TLD geografis, penyusunan kebijakan, dukungan teknis infrastruktur DNS, hingga kegiatan promosi dan edukasi publik.
Kesiapan Infrastruktur
John Simanjuntak menekankan bahwa semua aspek telah ditelaah mendalam, mulai dari kesiapan infrastruktur yang harus memenuhi standar ICANN, model bisnis dan pendanaan, hingga mekanisme verifikasi pengguna.
“Melalui kerja sama ini, Pemprov Bali dan PANDI mengonsolidasikan persiapan menuju proses aplikasi program ICANN New gTLD. Kami memastikan pengelolaan .Bali nantinya berjalan sesuai standar internasional serta memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya,” John memungkaskan.
Kesepakatan ini menjadi fondasi awal bagi Bali untuk memasuki fase persiapan menuju pendaftaran .Bali ke ICANN, yang diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi digital daerah yang berkelanjutan dan berintegritas.